Kompas.com - 10/05/2020, 09:30 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Kembung saat berpuasa seringkali terjadi pada sebagian orang. 

Alasannya banyak, seperti, makan yang terlalu cepat, langsung berbuka dengan makan besar dan bervariasi, menelan udara bersamaan dengan makanan yang dimakan, tidak cukup mengunyah, makan makanan yang digoreng dan asin, dan menikmati permen.

Melambatnya metabolisme karena tidak makan dalam waktu lama, dan stres yang disebabkan oleh hormon karena rasa lapar, adalah faktor tambahan.

Baca juga: Perut Kembung Setiap Pagi? Ini Penyebab dan Cara Menghentikannya

Kamu mungkin bertanya-tanya, mungkinkah ada makanan sehat yang menyebabkan kembung? Jawabannya, ada.

Kacang (merah, kedelai, dan hijau) dan buncis adalah sumber kalsium, vitamin B, Magnesium, Folat, dan Seng yang baik.

Makanan tersebut juga tinggi protein, makan setengah cangkir kacang yang dimasak setara dengan makan 60 gram protein tanpa lemak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penuh serat, setiap satu porsi yakni 1/2 gelas kacang kering yang dimasak memiliki 4 hingga 10 gram serat.

Selain itu juga meningkatkan kadar kolesterol dan melindungi jantung dan usus, dan kaya akan antioksidan, rendah lemak, dan memiliki indeks glikemik rendah, membantu mengendalikan gula darah.

Dua faktor utama penyebab kembung yang ditemukan dalam kategori makanan tersebut adalah, yakni, Oligosakarida dan serat.

Oligosakarida adalah jenis gula yang tidak dapat dicerna oleh usus halus sepenuhnya. Mereka langsung menuju usus besar tempat bakteri memecahnya. Proses ini menyebabkan fermentasi dan produksi gas.

Prinsip yang sama berlaku untuk makanan lain yang masuk ke usus besar tanpa diserap di usus kecil; mereka akan menghasilkan gas.

Beberapa contoh di antaranya bawang putih, bawang bombay, kacang polong dan kubis, belum lagi sorbitol, ditambahkan ke banyak jenis makanan sebagai pemanis.

Baca juga: Sering Kembung saat Naik Pesawat? Lakukan 4 Trik Ini

Bagaimana cara menghindari kembung?

1. Rendam kacang dalam banyak air semalaman.

2. Atau, jika kamu tidak punya cukup waktu untuk merendamnya semalaman, masukkan ke dalam air dan didihkan. Kemudian rendam selama beberapa jam sebelum mengganti air dan rebus kembali.

3. Jangan menggunakan air rendaman untuk memasak kacang. Ini akan menyingkirkan beberapa oligosakarida yang tidak bisa dicerna yang menyebabkan kembung.

4. Minumlah air yang cukup untuk membantu sistem pencernaanmu menangani peningkatan serat makanan.

5. Makan dalam jumlah kecil, tidak lebih dari secangkir per makan. Ini dianggap sebagai sumber protein, jadi tambahkan makanan dengan tepung, seperti nasi, agar kenyang.

6. Tambahkan karminatif seperti jinten, kapulaga, oregano atau adas ke kacangmu. Rempah-rempah dan rempah-rempah adalah karminatif.

Mereka mencegah pembentukan gas atau setidaknya membantu dalam pengusiran gas.

7. Makan kacang tidak lebih dari dua kali seminggu.

8. Jangan menghindari kacang dari dietmu. Meskipun pada awalnya kamu mungkin mengalami perut lebih bergas ketika kamu menambahkannya ke dalam makanan, efek ini berkurang jika kamu terus memasukkan mereka ke dalam makanan secara teratur (dalam jumlah kecil).

9. Kunyah kacang sampai tuntas. Ketika melahap makanan, kamu juga cenderung menelan lebih banyak udara, yang berakhir di usus besar, hal ini juga menyebabkan gas.

Baca juga: 7 Varian Kacang Tersehat untuk Dikonsumsi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.