Kompas.com - 11/05/2020, 11:51 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi

KOMPAS.com - Kondisi kulit yang menjadi lebih kering selama bulan puasa sering kali tak terelakkan karena berkurangnya asupan cairan dan dehidrasi.

Beberapa karakteristik kulit kering antara lain terasa kasar, pecah-pecah, meradang, garis-garis kulit muncul, terasa sakit, dan hingga terasa sakit.

Mengatasi kulit ternyata tidak sulit jika kita memahami triknya.

"Air dan minyak (lemak) keduanya dibutuhkan untuk menjaga kulit tetap lembap," kata dokter spesialis kulit dan kelamin dari RS Abdi Waluyo sekaligus Medical Consultant Dermalogia Clinic, Arini Astasari Widodo dalam sesi Kulwap media beberapa waktu lalu.

Ia memberikan tips yang bisa dilakukan untuk mengubah kulit kering menjadi lebih lembut:

1. Cukupi kebutuhan air

Penuhi kebutuhan air setelah berbuka, sebab asupan air cenderung berkurang di bulan puasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kebutuhan air setiap orang berbeda-beda dan dipengaruhi berbagai faktor, seperti berat badan dan aktivitas.  Untuk mengetahuinya secara jelas kamu bisa memanfaatkan online calculator.

Kebutuhan air tidak bisa dipenuhi lewat minuman berkafein seperti air teh atau kopi. Sebab, keduanya bersifat diuretik atau menarik air, sehingga memicu tubuh untuk mengeluarkan lebih banyak air seni.

Untuk menghidrasi tubuh, disarankan mengonsumsi air putih.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.