Kompas.com - 11/05/2020, 15:53 WIB
Ilustrasi pasangan kencan shutterstockIlustrasi pasangan kencan

3. Dengarkan pernyataan pasangan, tanpa berusaha menyalahkan

Ini lebih tentang usaha memahami pasangan pada saat itu, yang pada akhirnya akan membawa resolusi, tambah de Lune.

Terimalah bagaimana perasaan pasangan tanpa menyalahkan pikiran mereka, sama seperti kamu ingin mereka mendengarkanmu tanpa langsung membantah.

4. Carilah saat-saat tepat untuk bicara

Setelah bertengkar, kamu perlu mengurangi hal-hal yang bisa membuat suasana menjadi tegang kembali.

“Yang paling mudah dilakukan adalah ketika kamu memperkenalkan momen-momen yang membuatmu merasa lega saat berbicara,”kata Gabrielle Usatynski, MA, LPC.

Jika kamu bisa melontarkan lelucon atau tersenyum atas kekonyolan yang selama ini terpendam, lakukanlah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini bisa berarti menggunakan humor, kehangatan, atau penghargaan bahkan ketika habis bertengkari," tambah Usatynski.

Kamu bisa mengatakan sesuatu seperti:

”Ya Tuhan, saya sangat kesal sekarang, tetapi kamu juga terlihat sangat seksi hari ini sehingga membuatku merasa frustrasi!"

“Pada titik tertentu, kamu harus mengibarkan bendera persahabatan selama perkelahian untuk menghindarinya menjadi lebih parah,” kata Usatynski.


Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X