Agar Masker Tak Membuat Kacamata Berembun

Kompas.com - 11/05/2020, 20:09 WIB
Penumpang MRT Singapura jalur Timur-Barat atau warna hijau yang sedang melewati daerah Queenstown duduk dengan masker terpasang di mulut masing-masing, Minggu sore (19/04/2020). Menghadapi pandemi Covid-19, pemerintah Singapura mewajibkan seluruh warganya untuk memakai masker ketika keluar meninggalkan rumah. KOMPAS.com/ERICSSENPenumpang MRT Singapura jalur Timur-Barat atau warna hijau yang sedang melewati daerah Queenstown duduk dengan masker terpasang di mulut masing-masing, Minggu sore (19/04/2020). Menghadapi pandemi Covid-19, pemerintah Singapura mewajibkan seluruh warganya untuk memakai masker ketika keluar meninggalkan rumah.

KOMPAS.com—Pengguna kacamata mungkin menghadapi kerepotan yang sama, yakni kacamata berkabut saat menggunakan masker di luar rumah sebagai tindakan preventif untuk menghindar dari virus corona.

Tak hanya saat mengenakan masker saja, kacamata bisa berembun saat sedang hujan, minum sup panas atau saat minum secangkir teh.

Saat memakai masker, ada udara hangat yang diembuskan dari lubang hidung akan naik dan keluar lewat celah bagian atas masker, membuat permukaan yang lebih dingin yaitu lensa kacamata, berembun.

Kondisi tersebut bisa mengganggu penglihatan jika kita sedang mengendarai kendaraan.

Kacamata yang berkabut tidak hanya dialami dalam aktivitas rutin. Dokter dan perawat pengguna kacamata pun setiap hari harus mengalami hal ini. 

Baca juga: Selama Wabah Corona, Ganti Lensa Kontak dengan Kacamata

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kabut pada kacamata:

1. Celupkan kacamata dalam sampo bayi atau air sabun

Lakukan hal ini tepat sebelum mengenakan masker, buat busa pada lensa kacamata dengan air sabun dan buang air yang berlebih. Jangan membilasnya dengan air.

Biarkan busa mengering atau dengan  mengeringkannya dengan kain lembut yang bebas serabut sebelum mengenakannya kembali.

Trik ini bisa berhasil karena sabun meninggalkan film tipis yang mengurangi tegangan permukaan, sehingga menyebabkan molekul air (alias uap air dari napas kita) menyebar secara merata ke lapisan transparan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X