Kompas.com - 12/05/2020, 18:48 WIB
Buah salak paulprescott72Buah salak
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Buah salak merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan di Indonesia. Rasanya yang khas dan kulit luarnya yang unik membuat buah ini cukup banyak digemari.

Namun di balik itu semua, buah salak mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tubuh. Sudah tahukah kamu tentang berbagai manfaat buah salak ini?

Salak merupakan buah asli Indonesia yang banyak tumbuh di Jawa dan Sumatera. Saat ini, salak telah banyak dibudidayakan di berbagai negara, seperti Malaysia, Australia, dan lainnya. Salak yang terkenal dan banyak digemari, yaitu salak pondoh dan salak bali.

Salak memiliki cangkang yang mirip dengan sisik ular sehingga kerap disebut sebagai snake fruit.

Daging buah salak berwarna putih dengan rasa yang manis dan asam. Di dalam buah salak, terdapat biji berwarna coklat yang memiliki ukuran bervariasi tergantung besarnya buah.

Salak mengandung segudang nutrisi yang penting untuk tubuh, seperti protein, zat besi, kalium, kalsium, beta karoten, karbohidrat, fosfor, vitamin A, vitamin C, dan berbagai antioksidan.

Selain itu, buah salak juga dianggap mengandung unsur-unsur penting, seperti halnya senyawa fenolik dan serat makanan.

Nutrisi tersebut menjadikan buah salak sehat dan bermanfaat. Dalam 100 gram buah salak, terkandung 82 kalori, 4 persen lemak, dan 1 persen protein.

Baca juga: Cara Mudah dan Aman Mengupas Salak

Manfaat buah salak untuk kesehatan

Berbagai nutrisi yang terkandung dalam buah salak membuat buat ini sangat layak untuk dikonsumsi secara rutin. Adapun manfaat buah salak untuk kesehatan, di antaranya:

Baik untuk kesehatan mata

Beta karoten sebagai antioksidan kuat yang terkandung dalam salak dapat membantu menjaga kesehatan mata, termasuk bagi penderita rabun jauh.

Selain itu, dapat menurunkan risiko degenerasi makula (masalah mata kronis) dan memperlambat perkembangan katarak seiring bertambah usia.

Kandungan beta karoten dalam buah salak lima kali lebih banyak daripada yang terkandung dalam buah mangga dan semangka.

Membantu menurunkan berat badan

Kandungan serat dan antioksidan yang tinggi dalam buah salak membuatnya baik dikonsumsi ketika diet. Kalorinya yang rendah juga dapat membantu untuk menurunkan berat badan.

Sementara, kalsium dan karbohidrat yang terkandung dalam salak dapat memberi tubuh energi meski sedang diet.

Meningkatkan kesehatan tubuh

Salak merupakan buah padat nutrisi yang membantu meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Buah salak kaya akan vitamin dan mineral penting yang dapat membantu menjaga fungsi tubuh dengan baik. Sementara, antioksidan dalam buah salak berguna melawan kerusakan sel dan jaringan tubuh.

Meningkatkan energi

Karbohidrat yang terkandung dalam buah salak dapat menjadi energi sepanjang hari. Selain itu, buah salak dipercaya mampu meningkatkan stamina dan menstimulasi metabolisme sehingga meningkatkan energi pada tubuh.

Menjaga kesehatan kardiovaskular

Salak kaya akan kandungan kalium yang membantu menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi ketegangan di pembuluh darah dan arteri, serta dapat menjaga kesehatan jantung.

Jumlah antioksidan dan mineral yang tinggi dalam salak juga bisa menjaga fungsi sistem kardiovaskular dengan baik, serta membantu pengaturan air dalam tubuh.

Melawan gangguan pencernaan

Salak kaya serat dan vitamin yang membantu meredakan sakit perut, buang air besar tidak teratur, perut kembung, diare, dan gangguan pencernaan lainnya. Selain itu, kulit salak mengandung senyawa yang bisa mengobati diare.

Menguatkan ingatan

Kandungan potasium, beta karoten, dan pektin yang tinggi dalam buah salak mampu meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini bisa membuat fungsi kognitif tubuh dan daya ingat menjadi meningkat.

Oleh sebab itu, salak juga dijuluki sebagai “memory fruit”. Bukan hanya itu, kandungan nutrisi dalam salak pun dapat membantu menghilangkan stres oksidatif dan mencegah penyakit neurodegeneratif (seperti parkinson atau alzheimer).

Mengontrol kadar gula darah

Kulit buah salak yang dibuat menjadi teh dapat membantu regenerasi sel di pankreas yang mengontrol gula darah.

Selain itu, salak juga mengandung pterostilbene (agen penurun glukosa darah) yang mampu mengendalikan diabetes.

Kandungan serat tinggi yang terdapat dalam buah salak juga sangat baik untuk mengatur kadar gula darah. Meski salak mengandung karbohidrat, namun serat tersebut dapat mencegah lonjakan gula darah.

Baca juga: Apakah Makan Salak Menyebabkan Susah Buang Air Besar?

Berbagai manfaat buah salak untuk kesehatan di atas masih membutuhkan penelitian lebih lanjut dalam memastikan kebenarannya.

Namun, tidak ada salahnya untuk mencoba mengonsumsi buah salak karena kandungan nutrisinya yang beragam.

Salak dapat dimakan langsung ataupun dijadikan berbagai olahan, seperti manisan, puding, es buah, asinan, rujak, bolu, dan lainnya.

Jika Anda memiliki riwayat penyakit atau alergi tertentu, sebaiknya berkonsultasilah pada dokter sebelum mengonsumsi salak. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah Anda memang diperbolehkan mengonsumsi salak ataukah tidak.

Apabila setelah mengonsumsi salak timbul gejal-gejala, seperti ruam, gatal, pusing, mual, atau bahkan muntah sebaiknya berhenti mengonsumsi salak dan periksakan diri ke dokter.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X