Kompas.com - 12/05/2020, 22:45 WIB
Kulit sehat ShutterstockKulit sehat

4. Gunakan serum berkualitas baik

Terkadang, perawatan kulit dasar yang menggabungkan pelembap dan tabir surya mungkin masih belum cukup baik, terutama untuk kulit dewasa dan kulit yang rusak akibat sinar matahari.

Tambahkan serum sesuai kebutuhan kulir untuk memberikan perlindungan tambahan pada kulit.

Serum yang baik dapat berfungsi sebagai sekutu yang kuat untuk rutinitas perawatan kulit dasar dan menargetkan masalah spesifik seperti pigmentasi kulit, keriput, dan pori-pori besar.

Beberapa contoh serum kulit yang bermanfaat adalah serum asam hialuronat, serum vitamin C, dan serum peptida. Serum ini juga memberikan manfaat anti-penuaan jangka panjang.

5. Olahraga teratur

Sekarang kita tidak harus bepergian ke tempat kerja, tidak ada alasan untuk tidak meluangkan waktu untuk berolahraga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika kamu tidak bisa berolahraga di luar ruangan, berolahragalah di rumah. Berolahraga di rumah bahkan sudah menjadi tren, sebelum covid-19 menghantam.

Latihan 30 menit secara teratur, tiga kali seminggu tidak hanya meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, tetapi juga meningkatkan sirkulasi darah ke kulit, sehingga membawa lebih banyak nutrisi penting dan hidrasi ke kulit.

Berolahraga juga dapat mengurangi hormon stres, merangsang produksi kolagen kulit, meningkatkan keseluruhan otot yang membuat kulit terlihat lebih kencang, dan mengurangi tampilan selulit.

Baca juga: Jalan Kaki, Olahraga Terbaik Selama Masa Karantina di Tengah Pandemi

6. Diet sehat

Selama periode di rumah saja, ini adalah waktu yang tepat untuk menilai kembali pola makan kita. Ingat, kita adalah apa yang kita makan. Makanan bergizi seimbang berkontribusi pada kulit yang sehat.

Makanan kaya vitamin C dan antioksidan bermanfaat bagi kulit, dan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas lingkungan dan berfungsi sebagai bahan anti-penuaan pada kulit.

Di sisi lain, makanan berlemak dan tinggi gula dapat memengaruhi kualitas kulit. Gula mengikat kolagen dan elastin di kulit melalui glikasi, yang membuat kulit akan menua sebelum waktunya.

Baca juga: Dampak Buruk Sering Berbuka dengan Gorengan terhadap Kesehatan Kulit

7. Tidur yang cukup

Jangan meremehkan kekuatan tidur. Istirahat dan tidur yang cukup penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Ketika kamu tidur di malam hari, kulit akan mulai memperbaiki dirinya sendiri. Proses perbaikan kulit ini juga menghasilkan lebih banyak kolagen dan elastin yang membuat kulit lebih awet muda.

Selain itu, tidur yang cukup juga membuat hormon stres kita terkendali. Ini secara langsung bermanfaat bagi kulit kita, karena hormon stres biasanya menyebabkan jerawat dan pembentukan pigmentasi.

Kurang tidur yang kronis menyebabkan kulit mengering, berkerut dan menua lebih cepat. Hal ini juga bisa menyebabkan lingkaran hitam dan kantung mata, kamu akan terlihat tua dan lelah. Jadi, tidurlah lebih banyak.

Baca juga: Rahasia Awet Muda Vera Wang pada Usia 70 Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Her World
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.