Kompas.com - 13/05/2020, 15:49 WIB
Rumah sakit mata Jakarta Eye Center mengembangkan layanan telemedicine yang disebut dengan JEC @Cloud.

Dok JECRumah sakit mata Jakarta Eye Center mengembangkan layanan telemedicine yang disebut dengan JEC @Cloud.

 KOMPAS.com – Masa karantina selama pandemi Covid-19 membuat banyak orang makin terbiasa melakukan banyak hal secara daring. Tidak hanya bekerja atau berbelanja, kini konsultasi kesehatan secara daring bukan hal yang asing lagi.

Melakukan monitoring kesehatan mata secara virtual kini juga dikembangkan oleh rumah sakit mata Jakarta Eye Center (JEC) yang disebut dengan JEC @Cloud.

Kompas.com berkesempatan menjajal layanan tele-oftalmologi yang diklaim pertama di Indonesia ini.

Dalam layanan tersebut, pasien tidak perlu datang secara fisik ke rumah sakit atau klinik JEC. Pasien cukup berkomunikasi dengan dokter melalui aplikasi tatap muka Zoom dengan perjanjian awal beberapa hari sebelumnya.

Dalam pengalaman Kompas.com, konsultasi berlangsung lancar meski dokter hanya memeriksa melalui kamera di laptop. Sebelum berkonsultasi, perawat meminta menyiapkan senter sehingga dokter dapat lebih jelas melihat kondisi bola mata.

Dokter pun secara rinci bertanya keluhan apa yang dirasakan dan memberikan penjelasan cukup rini. Bila perlu dokter juga akan meresepkan obat.

Presiden Direktur JEC, Dr.Johan A Hutauruk Sp.M (K) menjelaskan, lewat layanan ini pasien juga bisa mendapat arahan yang jelas apakah kondisi keluhan matanya adalah sesuatu yang sifatnya gawat dan memerlukan penanganan langsung di rumah sakit terdekat atau cukup ditangani sementara di rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Layanan ini juga dapat dimanfaatkan oleh pasien pasca operasi atau tindakan di JEC yang ingin berkonsultasi dengan dokternya. Selain itu, JEC @ Cloud juga dilengkapi dengan fasilitas konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan psikolog anak-dewasa JEC,” kata Johan dalam siaran pers.

Baca juga: Suka Main Gadget? Berikut Tips Jaga Kesehatan Mata agar Tak Rusak

Ia menambahkan, layanan pemeriksaan mata secara virtual ini sejalan dengan imbuan Kementerian Kesehatan yang menganjurkan rumah sakit mengembangkan pelayanan jarak jauh (telemedicine).

Walau dilakukan secara online, namun Johan memastikan keamanan data pasien.

“Rekaman konsultasi daring dan riwayat medis pasien terjamin kerahasiaannya sesuai etika kedokteran,” katanya.

Bagi pasien yang sebelumnya sudah pernah berobat ke JEC, layanan ini juga terintegrasi dengan rekam medis sehingga dokter dapat memberikan arahan yang lebih komperhensif berdasarkan riwayat medis pasien.

Baca juga: 8 Gejala yang Perlu Segera Diperiksa Dokter Mata

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.