Bisakah Virus Corona Bertahan di Rambut Manusia?

Kompas.com - 17/05/2020, 21:15 WIB
Ilustrasi rambut rontok zneb076Ilustrasi rambut rontok

KOMPAS.com— Pengetahuan tentang covid-19 terus berkembang seiring dengan berbagai penelitian yang dilakukan ilmuwan di seluruh dunia tentang virus yang penyebarannya sangat masif ini.

Meskipun kita mengikuti arahan untuk menjaga kebersihan, beberapa permukaan dapat membuat kita rentan terhadap virus.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet mengungkapkan bahwa virus corona dapat bertahan pada pakaian selama sehari dan pada stainless steel dan plastik selama empat hari.  Ini juga menimbulkan risiko kontak dengan virus selama perjalanan di luar rumah.

Kita semua melakukan yang terbaik untuk mencegah virus, tetapi bagaimana jika virus itu ada di rambut? Pernah bertanya-tanya berapa lama bisa berkembang di sana? Dan apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi risiko infeksi?

Jujur saja, belum ada studi tunggal untuk mengetahui kaitan antara virus corona pada rambut. Jadi, tidak jelas berapa lama virus bisa bertahan atau bertahan hidup di rambut manusia, termasuk janggut.

Namun, ada kemungkinan ia dapat bertahan selama beberapa hari atau setidaknya beberapa jam.

Ini tidak berarti kamu harus keramas setiap kali pulang dari luar rumah. Melakukan ini tidak praktis dan dapat membahayakan kesehatan rambutmu.

Baca juga: Menerka Rahasia Rambut Lebat Melania Trump di Usia 50 Tahun

Tak perlu berlebihan

Sesuai beberapa ahli, penularan lewat rambut tak perlu dikhawatirkan. Bahkan jika seseorang bersin di bagian belakang kita, kemungkinan infeksi tampaknya rendah karena alasan yang sangat praktis bahwa kita tidak menyentuh rambut kita untuk melakukan hal-hal yang diperlukan. Karenanya, kemungkinan bersentuhan dengan virus berkurang.

Namun, tetap ada risiko jika kamu menyentuh rambut berulang kali dengan tangan yang terkontaminasi setelah memegang permukaan di tempat umum.

Saat keluar rumah, cobalah untuk tidak menyentuh rambut. Bahkan jika rambut terasa berantakan dan tidak berada di tempat semestinya, biarkan saja dan jangan memperbaikinya.

Karena dengan membelai rambut berulang kali dengan tangan, semua virus yang ada di tangan mungkin tersangkut di rambut.

Yang perlu digaris bawahi rambut, secara umum, aman dan tidak dapat menyebabkan infeksi, asalkan kamu mengikuti aturan menjaga jarak sosial dan tidak menyentuhnya dengan tangan yang terkontaminasi.

Jika seseorang bersin di belakang kepala kita, yang terbaik adalah mandi dan mencuci rambut dengan benar setibanya di rumah.

Baca juga: Agar Rambut Sehat, Seberapa Sering Harus Keramas



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X