Kompas.com - 18/05/2020, 22:58 WIB
Ilustrasi sakit kepala g-stockstudioIlustrasi sakit kepala

KOMPAS.com - Sakit kepala adalah salah satu kondisi kesehatan paling umum yang biasa kita alami. Tapi, sebenarnya kapan kita perlu berkonsultasi pada dokter saat sakit kepala?

Secara umum, sakit kepala dapat dengan mudah diklasifikasikan menjadi dua kategori utama, yaitu sakit kepala primer dan sekunder.

Sakit kepala primer adalah sakit kepala, yang biasa dan berhubungan dengan peningkatan sensitivitas tanpa jaringan otak kita mengalami beberapa perubahan struktural.

Sakit kepala semacam itu termasuk trigeminal autonomic cephalalgias (TACs), sakit kepala tipe tegang dan migrain, terlepas dari apakah itu dengan atau tanpa gejala aura.

Baca juga: Mari, Kenali dan Bedakan Jenis Sakit Kepala

Lalu ada sakit kepala sekunder, yang memiliki masalah mendasar yang serius dan biasanya disebabkan oleh faktor-faktor seperti kejang, penggunaan narkoba, tumor, trauma, perintah struktural pembuluh darah, infeksi, penyakit autoimun, dan masalah metabolisme.

Berkonsultasi dengan dokter sangat dianjurkan jika sakit kepala mulai menjadi lebih sering, peningkatan intensitas rasa sakit, perubahan pola dan tentu saja, berlangsung dalam waktu lama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Biasanya, dokter umum akan memberi obat untuk membantu mengatasinya. Tapi, jika sakit kepala terus berlanjut, maka akan dirujuk ke ahli saraf.

Umumnya akan dilakukan berbagai pemeriksaan, termasuk CT scan dan MRI, yang nantinya hasil kedua pemeriksaan tersebut akan dipakai untuk mendiagnosis sakit kepala yang dialami.

Baca juga: Stres Berlebihan, Waspada Sakit Kepala Berkepanjangan

Haruskah melakukan pemindaian otak?

Biasanya, orang yang sakit kepala ingin melakukan pemindaian otak untuk memeriksa apa yang terjadi di sana.

Namun, sakit kepala primer hampir tidak memerlukan pemeriksan ini, sedangkan sakit kepala sekunder memang membutuhkan pemindaian otak untuk menegakkan diagnosa.

Singkatnya, sakit kepala adalah kondisi umum yang dialami semua orang berdasarkan faktor yang berbeda.

Tetapi, penting untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter, jika sakit kepala muncul lebih sering dan dengan rasa sakit yang parah.

Baca juga: Jangan Remehkan Sakit Kepala yang Makin Berat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.