Kompas.com - 19/05/2020, 04:49 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

Fitness tracker tidak bisa menggantikan EKG

Fitness tracker yang dikenakan di pergelangan tangan baik untuk pemakaian harian, kata Dr. Gillinov.

Namun, perangkat ini tidak akan menggantikan EKG dalam pengaturan medis.

Dr. Gillinov mengatakan, pasien jantung yang ingin memastikan jantung mereka tetap dalam batas aman selama rehabilitasi dan olahraga akan lebih baik menggunakan perangkat yang dikenakan di dada untuk informasi akurat.

"Perangkat kebugaran yang dikenakan di pergelangan tangan yang mencakup monitor detak jantung sangat populer," kata Dr. Gillinov.

Baca juga: Mengapa Harus Menjaga Kesehatan Jantung Selama Pandemi Covid-19?

"Tetapi jika kita benar-benar ingin tahu detak jantung kita, kenakan monitor jantung tali dada karena itu membuat kita merasakan arus listrik."

Jika kita masih ingin menggunakan fitness tracker, Dr. Gillinov menyarankan untuk melakukan beberapa pengukuran guna mendapatkan hasil paling akurat.

"Jangan terlalu bergantung pada satu atau dua hasil pengukuran," tutur dia.

"Lakukan beberapa pengukuran karena kita tidak dapat mengandalkan perangkat ini agar akurat setiap saat."

Baca juga: 5 Cara Efektif Cegah Serangan Jantung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.