Kompas.com - 19/05/2020, 22:09 WIB
Ilustrasi pelumas shutterstockIlustrasi pelumas
Editor Wisnubrata

Sama seperti sabun pembersih kewanitaan yang membuat pH alami sekitar vulva dan vagina terganggu, baby oil juga bisa mengundang infeksi jamur.

Baca juga: Sejarah Pelumas Seks, dari Air Liur hingga Ubi Jalar

Bisa merusak kondom

Bagi yang bercinta dengan kontrasepsi seperti kondom, menggunakan baby oil untuk pelumas dapat merusak kondom berbahan latex dengan cepat.

Bahkan menurut penelitian, kondom bisa rusak hanya dalam hitungan menit setelah terkena baby oil atau minyak lainnya.

Jika kondom rusak atau robek, artinya perlindungan seksual yang diberikan tidak maksimal. Hal ini berisiko menyebabkan infeksi menular seksual atau hamil bagi yang sedang tidak ingin memiliki keturunan.

Bahkan jika baby oil tidak terkena langsung dengan kondom, semisal digunakan saat masturbasi dilanjutkan dengan bercinta tanpa membilasnya terlebih dahulu, bahan latex dari kondom tetap bisa hancur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meninggalkan bekas di sprei dan pakaian

Sama seperti jenis minyak lainnya, baby oil untuk pelumas dapat meninggalkan bekas di sprei dan pakaian atau jenis kain apapun. Apabila sudah terkena, sulit untuk menghilangkannya.

Merusak sex toys

Tak hanya kondom, menggunakan baby oil untuk pelumas juga dapat merusak sex toys yang digunakan. Utamanya, sex toys yang berbahan silikon, karet, latex, atau plastik.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.