Operasi demi Punya Bokong Besar, Perempuan Ini Tak Bisa Duduk 6 Bulan

Kompas.com - 20/05/2020, 13:51 WIB
Shilpa Sethi REPRO BIDIK LAYAR VIA @ms.sethiiShilpa Sethi

KOMPAS.com - Seorang influencer dan model di Instagram, Shilpa Sethi tidak bisa duduk selama enam bulan usai kegagalan operasi bokong yang ia jalani.

"Itu sangat menyakitkan," kata Sethi, yang kerap menunjukkan bagian belakang tubuhnya dalam foto seksi di Instagram, hingga mampu memeroleh 1,5 juta followers.

Wanita New Delhi, India, berusia 25 tahun itu mengaku menghabiskan dana 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 147 juta untuk melakukan operasi bokong di Miami, AS, lima tahun lalu.

Baca juga: Usia 61 Tahun, Madonna Masih Mampu Pamer Bokong Kencang

"Saya selalu mengagumi tubuh berlekuk, dan saya sangat datar pada awalnya," kata Sethi.

Dia meyakini, perbaikan bokong adalah salah satu kunci dalam mencari uang, --termasuk di situs dewasa yang dapat diakses dengan cara berbayar.

Sayangnya, dokter -kala itu, membuat kesalahan saat melakukan operasi.

Demi membuat pantatnya lebih besar menonjol, dilakukan prosedur pengambilan lemak dari pinggang, dan menyuntikkannya ke bokong.

Namun, proses itu ternyata mengakibatkan punggungnya miring dengan rasa sakit yang luar biasa.

Baca juga: Perawatan Kulit Bokong ala Kesha

"Saya tidak bisa duduk dengan pantat saya selama berbulan-bulan," katanya kepada Daily Mail.

Setelah setengah tahun, Sethi baru dapat kembali duduk, berkat tiga operasi lanjutan yang menghabiskan biaya 60.000 dollar AS atau sekitar Rp 880 juta.

"Sekarang, fans mengatakan saya memiliki bokong terbaik, terutama ketika itu bergoyang dan membuat mereka menjadi tergila-gila," kata Sethi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Shilpa Sethi (@ms.sethii) on Sep 17, 2019 at 7:42am PDT

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber NYPost
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X