Kompas.com - 27/05/2020, 08:11 WIB
ilustrasi menyusui SHUTTERSTOCKilustrasi menyusui
|

KOMPAS.com – Bayi mogok minum Air Susu Ibu (ASI) atau nursing strike biasanya terjadi pada bayi usia 3-9 bulan. Umumnya, ini bersifat sementara, sekitar 2-5 hari.

Meski begitu, ada baiknya kondisi tersebut diatasi secepat mungkin. Sebab, pemberian ASI adalah hal penting dalam proses tumbuh kembang anak.

ASI merupakan sumber utama nutrisi bagi bayi. Di dalamnya terdapat kandungan protein yang membantu mengoptimalkan pertumbuhan sel-sel otak pada masa periode emas si kecil, yakni 1.000 hari pertama kehidupannya.

Tak hanya itu, pemberian ASI menjadi salah satu upaya untuk mencegah stunting, mengingat kandungan ASI yang begitu kaya vitamin dan mineral.

Baca juga: Berbagai Manfaat ASI Ini Bisa Dinikmati oleh Bayi

Sebagai orangtua, Genbest (Generasi Bersih dan Sehat) tentu penasaran penyebab bayi mogok menyusu. Nah, berikut ini jawabannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Kesulitan menemukan atau mengisap puting susu. Ini biasanya terjadi saat awal-awal kelahiran. Bisa juga disebabkan karena puting susu berbentuk datar.
  2. Ada beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan rasa tidak nyaman hingga memicu bayi mogok menyusu. Misalnya pilek, tumbuh gigi, sariawan, efek setelah vaksin, atau infeksi telinga.
  3. Tak hanya orang dewasa, bayi juga bisa mengalami stres. Biasanya dikarenakan perjalanan jauh, suasana bising atau reaksi berlebihan (menjerit atau marah) ibu saat bayi menggigit puting.
  4. Perubahan aroma tubuh sang ibu karena sabun baru, parfum, lotion, atau deodoran.
  5. Perubahan dalam rasa ASI akibat konsumsi makanan atau obat-obatan tertentu.
  6. Perubahan hormon saat ibu menstruasi atau hamil lagi 
  7. Pasokan susu berkurang. Ini disebabkan karena ibu tidak menyusui langsung si kecil. Lebih sering menggunakan dot.

Setelah Genbest mengetahui penyebab bayi mogok menyusu, sekarang saatnya mencari solusi agar agar bayi mau diberi ASI kembali.

Pompa ASI

Untuk mencegah payudara bengkak dan menjaga suplai ASI GenBest, pompalah ASI sesering bayi menyusu seperti sebelum ia mogok.

Baca juga: Selain Katuk, ASI Booster Alami Ini Juga Bikin Produksi ASI Banyak

GenBest dapat memberi ASI dengan sendok, pipet atau botol. Cara ini juga cukup efektif untuk kasus puting yang datar.

Evaluasi perubahan dalam rutinitas

Pikirkan setiap perubahan dalam rutinitas ibu yang mungkin membuat bayi kesal, lalu mogok menyusu. Mulai dari pola makan hingga penggunakan produk perawatan diri, terutama yang mengandung wewangian. Sesuaikan semuanya dengan selera si kecil.

Halaman:
Baca tentang


Sumber GenBest.id
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.