Kompas.com - 29/05/2020, 19:05 WIB
Ilustrasi madu ALLEKOIlustrasi madu
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Mengetahui cara membedakan madu asli dan palsu sangat penting agar Anda tidak tertipu dengan harga yang sudah dikeluarkan.

Madu asli memiliki banyak khasiat untuk tubuh, sebaliknya madu palsu mengandung kadar gula yang tinggi sehingga justru bisa membahayakan kesehatan.

Madu asli sendiri memiliki beragam karakteristik sesuai dengan sari bunga yang diisap lebahnya dan cuaca saat panen.

Madu yang beredar di Indonesia umumnya merupakan hasil dari lebah hutan (Apis dorsata), lebah unggul (Apis mellifera), dan lebah lokal yang biasa hidup di atas atap rumah (Apis cerana).

Warna madu murni bervariasi dari putih hingga hitam. Madu hitam yang memiliki kualitas baik biasanya dihasilkan dari lebah hutan, sedangkan madu budidaya yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat biasanya berwarna cokelat cerah.

Apa yang dimaksud dengan madu palsu?

Madu palsu adalah cairan yang secara fisik mirip dengan madu dari lebah, namun sebetulnya merupakan ‘oplosan’ madu yang dicampur bahan lain, terutama larutan sukrosa maupun sirup glukosa/fruktosa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak jarang pula produsen madu palsu ini mencampurkan bahan lain, seperti gula pasir, gula aren, air tape, minyak kelapa, dan Carboxy Methyl Cellulose (CMC).

Untuk menambah kesan asli dari madu, tidak jarang produsen curang menambahkan air kapuk untuk mendapatkan efek busa pada madu. Sementara untuk mengentalkan madu palsu, bahan yang digunakan adalah gelatin atau sagu.

Tak hanya itu, madu yang didapat dengan memberikan larutan sukrosa sebagai asupan tawon budidaya juga dikategorikan sebagai madu palsu.

Tak tanggung-tanggung, ada pula madu palsu yang dibuat 100 persen dari larutan gula yang ditambahkan asam sitrat dan beberapa bahan tambahan lainnya.

Tak pelak, terdapat kandungan nutrisi yang sangat berbeda antara madu palsu dan madu asli. Kandungan sukrosa pada madu palsu sangat dominan, sedangkan madu asli juga memiliki mineral seperti natrium, kalsium, magnesium, alumunium, besi, fosfor, kalium, serta berbagai vitamin.

Madu palsu juga tidak memiliki enzim yang hanya bisa dibuat oleh lebah. Enzim-enzim itu, di antaranya diatase, invertase, glukosa oksidase, peroksidase, dan lipase.

Mengonsumsi madu palsu bisa mendatangkan penyakit yang berhubungan dengan konsumsi gula berlebih. Penyakit itu misalnya diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga obesitas.

Baca juga: 7 Cara Konsumsi Madu untuk Menurunkan Berat Badan

Cara membedakan madu asli dan palsu

Secara fisik, cara membedakan madu asli dengan madu palsu memang sangat sulit. Namun, cara paling sederhana yang sering digunakan oleh masyarakat untuk menguji keaslian madu, antara lain:

Dipanaskan dengan lilin

Tuang madu yang akan Anda uji ke sendok, lalu panaskan sendok tersebut di atas lilin yang menyala. Madu yang dipanaskan akan berubah warna dan berbuih, namun akan kembali ke tekstur semula saat kembali dingin.

Ketika ditarik dengan lidi, madu asli tidak akan membentuk benang yang keras. Sebaliknya, madu palsu akan membentuk benang keras tersebut.

Meneteskan madu pada koran

Cara membedakan madu asli dan palsu ini sangat mudah karena Anda cukup menuang madu di atas koran. Bila madu tidak merembes lebar dan menembus koran, maka itu adalah madu asli.

Sebaliknya, bila madu dapat menembus koran, bahkan menetes ke lantai, maka bisa dikatakan itu adalah madu palsu.

Menuangkan madu ke air hangat

Masukkan madu ke air hangat dan biarkan sebentar. Jika madu tidak langsung larut dan air tetap jernih sebelum diaduk, maka madu tersebut kemungkinan asli.

Sebaliknya, bila air lekas keruh sebelum diaduk, bisa jadi madu yang Anda miliki adalah madu palsu.

Aroma

Cara membedakan madu asli dan palsu dapat dilakukan dengan indera penciuman. Madu asli pasti memiliki aroma khas bunga yang dijadikan bahan nektar, misalnya bunga rambutan, kapuk, kelengkeng, akasia, dan lain-lain, sedangkan madu palsu tidak beraroma.

Disiram air putih

Tuang dua sendok makan madu di atas piring datar, kemudian siram dengan air putih dan goyangkan ke kanan dan kiri. Madu asli akan membentuk seperti sarang lebah, sedangkan madu palsu akan menyebar bahkan bercampur dengan air tersebut.

Baca juga: Redakan Batuk dan Jerawat, Kenali Manfaat Alami Madu

Cara membedakan madu asli dan palsu yang paling akurat memang hanya lewat pengujian enzim di laboratorium.

Namun, tidak ada salahnya Anda melakukan langkah pengujian sederhana di atas demi memastikan tidak dibohongi oleh produsen madu palsu yang tidak bertanggung jawab.



Sumber

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X