Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Kompas.com - 30/05/2020, 17:38 WIB
Ilustrasi menyusui shutterstockIlustrasi menyusui

KOMPAS.com— Sebuah penelitian yang dilakukan tim peneliti di Jerman telah menemukan Covid-19 di dalam air susu ibu (ASI). Temuan itu dipublikasikan dalam jurnal The Lancet.

Menurut jurnal itu, para peneliti telah menguji dua wanita yang baru saja melahirkan bayi menggunakan prosedur reaksi rantai transkripsi polimerase terbalik.

Dari penelitian ditemukan adanya virus pada satu ibu pada hari kesembilan dari infeksi dan pada dua hari lainnya. Para peneliti memperkirakan bahwa sekitar 94.800 hingga 132.000 virus hidup di setiap sentimeter kubik ASI, dan menemukan bayi ibu ini juga terinfeksi oleh virus tersebut.

Namun, para peneliti tidak dapat menyimpulkan apakah bayi itu tertular Covid-19 dari ibunya atau dari sumber lain.

Kendati demikian, ibu yang sedang menyusui tidak perlu khawatir untuk memberikan ASI bagi bayinya.

UNICEF sebelumnya juga menegaskan bahwa pemberian ASI tetap aman di masa pandemi. ASI mengandung antibodi yang akan meningkatkan kesehatan bayi dan melindunginya dari infeksi.

Bahkan, antibodi dan faktor bioaktif dalam ASI disebutkan dapat membantu melawan Covid-19 jika bayi sampai tertular virus ini.

Baca juga: Pandemi Corona Berdampak pada Ibu Hamil dan Menyusui, Ini 3 Rekomendasi Ahli

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber asiaone
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X