Kompas.com - 02/06/2020, 08:44 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Ada yang berbisnis karena kondisi kesehatan maupun ekonomi keluarganya, empati terhadap orangtua, demi kehidupan anaknya yang lebih baik, dan lainnya.

Di tengah keinginan untuk memperbaiki kehidupan yang layak, kaum perempuan harus menghadapi penilaian perempuan sebagai sosok yang bertanggungjawab penuh terhadap pekerjaan rumah tangga.

Akibatnya, waktu yang banyak tersita, membatasi para istri dan ibu mengembangkan diri lebih maksimal untuk menciptakan bisnis yang lebih besar.

Begitupun dalam hal permodalan. Meski laki-laki dan perempuan memiliki akses sama, namun di lapangan mereka ada kalanya mendapatkan perlakuan diskriminatif.

Pemberi pinjaman baik bank ataupun lembaga kredit melihat bisnis-bisnis yang dibangun perempuan tidak memiliki prospek untuk berkembang menjadi bisnis besar.

Baca juga: Mewujudkan Mimpi Jadi Pengusaha Kosmetik Lokal

Banyak stereotype yang menganggap perempuan berbisnis hanya untuk mengisi waktu luang, bukan untuk membangun bisnis secara serius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dengan berkembangnya womenpreneur di Indonesia, stereotype ini sedikit terpatahkan. Semakin banyaknya program pembiayaan pemerintah khusus perempuan.

Salah satunya, kredit Melati di Bandung yang memberikan kredit nol persen untuk perempuan.

Kemudian Bank Gakin di Jember yang memberikan kredit dengan bunga lebih rendah untuk perempuan, dan beberapa program pembiayaan lainnya.

“Untuk itulah, buku ini dibuat. Agar perempuan yang akan memulai berbisnis tidak lagi merasa buntu dikala mendapatkan tantangan yang sama pun mengenai keterbatasan,” imbuhnya.

Buku "Womenpreneur: Ketika Perempuan Menjadi Pengusaha" merupakan hasil karya Isnaini Ruhul, Alpinaliah Rachmijati, Rafiati Kania, Prameshwara Anggahegari, Aang Noviyana Umbara, bersama Wawan Dewanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.