Kompas.com - 02/06/2020, 18:30 WIB
Editor Wisnubrata

Di negara itu, berbagai bisnis juga sudah mulai beroperasi seperti semula dengan menerapkan imbauan physical distancing, penggunaan masker, dan menjaga kebersihan yang tetap ketat.

Namun, karena “kecolongan” soal klub malam yang beroperasi di area Itaewon, Seoul, angka infeksi yang tadinya sudah bisa berada di angka 0, kembali naik dan bertambah menjadi tiga digit.

Dilansir dari The Korean Herald, angka infeksi yang berhubungan dengan penularan di cluster Itaewon sudah mencapai 162 kasus baru.

Melihat pelajaran dari kedua negara tersebut, dapat dilihat bahwa meski sudah memasuki fase new normal, bukan berarti kita dapat langsung rileks dan bertindak seolah corona sudah tidak ada.

Kedisiplinan adalah kunci, jika kita ingin bisa secepatnya menyingkirkan penyakit ini dari Indonesia.

Baca juga: Kapan Dunia Kembali Normal Setelah Pandemi Corona? Ini Jawaban Ahli

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.