Kompas.com - 04/06/2020, 11:02 WIB
Ilustrasi anak minum susu SasiistockIlustrasi anak minum susu

Hal tersebut lebih berpengaruh pada persoalan umur simpan dan harga.

Sarah menjelaskan, susu segar datang langsung dari sapi dan dipasteurisasi pada suhu setidaknya 71,7 derajat C selama 15 detik atau lebih.

Tahapan ini mampu membunuh bakteri berbahaya, tanpa mempengaruhi nilai gizi atau rasa pada susu.

Susu jenis ini dapat bertahan hingga 14 hari, dan si kecil dapat mulai meminumnya sejak usia satu tahun. Namun, Sarah menegaskan, tetap akan lebih baik agar anak mendapatkan air susu ibu.

Sebaliknya, susu UHT menggunakan suhu lebih tinggi setidaknya 135 derajat C, dan memiliki kemasan khusus sehingga bisa bertahan lebih lama.

Lalu, susu bubuk adalah bentuk susu terkonsentrasi setelah kadar air menguap. UHT dan susu bubuk dapat disimpan hingga satu tahun.

Baca juga: Dilema antara Manfaat Susu dan Bahayanya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Perusahaan susu terkadang akan menambahkan nutrisi lain ke dalam produk susu mereka untuk meningkatkan nilai gizi."

"Harga juga berbeda. Susu yang dipasteurisasi harganya lebih mahal daripada UHT dan susu bubuk,” tambah Sarah.

5. Anak tidak toleran laktosa butuh suplemen kalsium

Ini pun merupakan mitos yang keliru. Dalam permasalahan seperti ini, orangtua dapat mencari susu dengan sedikit kandungan laktosa atau bahkan bebas laktosa.

"Orangtua pun dapat memberikan susu kedelai yang diperkaya kalsium," kata Sut Yee.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.