10 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Kekasih Menolak Putus

Kompas.com - 05/06/2020, 13:14 WIB
. Thinkstockphotos.

KOMPAS.com - Hubungan spesialmu dengan kekasih mungkin sudah berakhir. Namun, mantan kekasih seolah tak berhenti mengejarmu.

Bukan karena mereka masih memiliki perasaan sayang, namun karena belum bisa menerima bahwa hubungan kalian sudah kandas.

Situasi ini sering terjadi, dan tak jarang menimbulkan rasa frustrasi. Namun, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan jika mengalami kondisi serupa.

Baca juga: Putus Cinta, Pria Ini Turun Berat Badan 25 Kg

1. Yakin dengan keinginanmu

Jika kamu tampak tidak jelas tentang perasaanmu dan seperti tidak yakin benar-benar ingin mengakhiri hubungan, perpisahan menjadi samar, dan membuat stres bagi kamu dan mantan.

Jadi, pastikan kamu yakin dengan keputusan yang diambil, untuk membantumu menghadapi mantan yang tidak ingin putus.

2. Buat semua menjadi jelas

Kamu mungkin masih ingin menjadi temannya setelah putus, tetapi ada baiknya menunda ide tersebut untuk sementara waktu.

Sebab, jika mantanmu masih bersikeras untuk kembali, maka mempertahankan persahabatan hanya akan memberinya harapan kosong.

Baca juga: 4 Kiat Cepat Move On Setelah Putus Cinta

3. Jangan terlalu sopan

Tentu saja kamu tidak ingin menyakiti hati si dia, atau terlalu kasar ketika memutuskan hubungan.

Masalahnya, bersikap terlalu baik dan sopan justru bisa membuatmu bicara tidak jelas dan ia merasa masih punya harapan di lain waktu.

Pastikan kamu berbicara dengan tegas, dengan berbicara langsung, baik via telepon atau bicara langsung.

Sebab, memutuskan hubungan melalui pesan teks justru bisa berpotensi membuat hal yang ingin kamu sampaikan menjadi tidak jelas.

4. Beri kesempatan bertanya

Biarkan dia mengajukan pertanyaan, namun jangan beri dia kesempatan untuk terlalu banyak bertanya tentang keputusanmu.

Ini bisa menjadi cara untuk dia memengaruhimu mengubah kembali keputusanmu.

Lakukan ini sejak awal dengan menjawab pertanyaannya pada saat putus.

Baca juga: Cara Cepat Move On Setelah Putus Cinta

Namun hindari menjawab pesan teks di waktu larut malam, di mana ia tampaknya terdorong untuk mencari simpatimu.

5. Hapus akun media sosialnya

Pastikan kamu juga memutuskan hubungan dalam urusan online. Alasannya, beberapa minggu setelah putus, kamu mungkin akan tergoda untuk mengecek akun media sosialnya.

Mungkin, untuk melihat apakah dia bahagia atau terpuruk setelah berpisah denganmu.

Namun, hal itu berpotensi membuatmu mengiriminya pesan untuk mengecek keadaannya.

Jangan lakukan itu. Sebab, itu hanya akan membuatnya berpikir bahwa kamu tidak yakin dengan keputusanmu.

6. Jangan merasa bertanggung jawab

Kamu sudah mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan. Putus cinta memang kondisi yang tidak nyaman, namun tidak terjadi setiap hari.

Baca juga: Putus Cinta juga Pengaruhi Hubungan Pertemanan...

Kamu boleh duduk sejenak dan merasa sedih akan hal itu. Mantanmu juga mungkin saja mengunggah cerita-cerita sedih untuk menarik simpatimu.

Namun jangan merasa sedih untuk itu. Dia harus bertanggung jawab atas perasaannya sendiri, dan kamu mungkin perlu memberitahunya.

7. Abaikan permintaan dia

Jika mantanmu ingin mengajakmu berbicara, mungkin karena dia merindukanmu atau berharap bisa kembali bersama.

Dia bahkan mungkin menemukan alasan yang sangat bodoh untuk menghubungimu atau menanyakan hal yang konyol.

Meski begitu, pertanyaan itu membuatmu merasa perlu menjawabnya.

Namun, sebenarnya kamu tidak perlu menjawabnya, terutama jika kamu sudah tahu jawabannya.

Apalagi jika kamu sudah memahami betul dia akan memanfaatkan responsmu sebagai langkah awal untuk berbincang dengannya.

8. Memutuskan hubungan dengan teman bersama

Tentu, sangat sulit untuk berhenti berbicara dengan mutual friends atau teman yang sama sama kalian kenal.

Baca juga: 7 Hal yang Bisa Anda Lakukan Setelah Putus Cinta

Tapi, terkadang itu adalah suatu keharusan, terutama jika mereka digunakan oleh mantanmu untuk menghubungimu dan mengetahui kabarmu.

9. Jangan melindungi diri

Jika mantanmu bersemangat, dia mungkin akan memilih bertengkar denganmu. Ini adalah upaya licik dalam mencoba membuatmu merespons.

Meskipun kamu mungkin merasa bersalah tentang perpisahan itu, tetaplah berpegang teguh dengan keputusanmu.

Jangan terjebak dengan apa yang dia coba lakukan karena dia hanya mencari reaksimu, bahkan meskipun itu negatif.

10. Pastikan kata-kata sama dengan aksi

Kamu tidak bisa berhenti bertanya-tanya mengapa mantanmu masih terus berkeliaran di sekitarmu, jika kamu sudah putus namun masih membalas pesan atau “menyukai” unggahannya di media sosial.

Hindari pesan yang bersifat multitafsir, sebab hal itu hanya akan memakan waktu lebih lama baginya untuk menerima kondisi sebenarnya, dan menjauh darimu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X