Pernah Nangis karena Di-bully, Ini Cara Tantri “Kotak” Kuatkan Mental

Kompas.com - 05/06/2020, 22:13 WIB
Vokalis band KotaK usai peresemian kolaborasi bandnya dengan Melly Mono yang mrnandakan dirinya cuti sementara dari posisi tersebut, Jumat (6/12/2019) di M Bloc Space, Jakarta Selatan KOMPAS.com/MELVINA TIONARDUSVokalis band KotaK usai peresemian kolaborasi bandnya dengan Melly Mono yang mrnandakan dirinya cuti sementara dari posisi tersebut, Jumat (6/12/2019) di M Bloc Space, Jakarta Selatan

KOMPAS.com - Penyanyi Tantri Syalindri mengaku pernah menghadapi bully yang ditujukan padanya.

Vokalis grup band Kotak itu bercerita bagaimana dahulu ia pernah dibully karena warna kulit dan status sosialnya.

“Berawal dari bully! 'Dasar lo item', 'Miskin lo!'. Kalimat itu terasa menyakitkan kalo diinget, gw korbannya. Bully dan isu RAS udh jadi bagian perjalanan hidup gw,” tulis Tantri dalam akun Instagramnya.

Mendapati dirinya dihina, ibu dua anak itu pernah menangis dan merasa hidup tidak adil untuknya. Reaksi itu terjadi karena kala itu Tantri masih sangat muda dan merasa belum mengenal dunia.

“Tapi ternyata proses itu yang menguatkan gw, kalo kekurangan kita adalah bagian dari diri kita,” tulisnya lagi.

Namun keterpurukan itu tak berlangsung lama. Pelantun “Pelan-Pelan Saja” ini memutuskan untuk bangkit dan tak lagi sembunyi.

“Semua orang pasti ada kurangnya, dan gw ngerasa kekurangan ini bisa ditutupi dengan kelebihan yang ternyata selama ini ngumpet karena sering di bully,” lanjutnya.

“Disaat gw ga PD dengan kondisi yang menyudutkan, ternyata gw tau gw punya potensi untuk bisa mengeluarkan “sesuatu” agar kekurangan itu bisa tertutupi,” imbuh Tantri.

Berdasarkan pengalamannya itu Tantri pun mengimbau pengikutnya untuk tak terus fokus pada kekurangan yang dipunya.

“Karena hidup ini sangat adil, ada kurang dan ada lebih. Si gadis berkulit hitam dan miskin itu kini sudah bangkit memiliki mental kuat saat fisik dijadikan bahan bully,”tulis Tantri.

“Tersenyum saat mendengar hal itu karena ternyata kelemahanku yang menguatkanku. #celotehBundaKara,” tuntasnya.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X