Pengaruh Pandemi Covid-19 pada Industri Kecantikan

Kompas.com - 07/06/2020, 18:07 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com – Merebaknya Covid-19 yang mengakibatkan semua pusat perbelanjaan tutup tentu berdampak pada industri kecantikan. Dengan mengoptimalkan teknologi digital, industri ini tetap bertahan dan melahirkan sejumlah inovasi.

Presiden direktur L’Oreal Indonesia, Umesh Phadke mengatakan, walau tidak ada yang bisa memastikan kapan krisis ini akan berlalu, tetapi pihaknya belajar dan beradaptasi menghadapi perubahan tren di masyarakat.

“Kita semua sudah melalui berbagai krisis dan tetap bertahan. Beauty adalah market yang resilience karena tiap orang punya keinginan untuk tampil menarik. Kami optimis dengan masa depan, bahkan jangka menengah sangat positif,” kata Umesh dalam diskusi virtual (5/6).

Hadir di Indonesia selama lebih dari 40 tahun, L’Oréal Indonesia merupakan salah satu pemimpin pasar produk kecantikan bersama 15 brand internasionalnya, seperti Garnier, Maybelline, L’Oréal Paris, Matrix, Kerastase, Kiehl’s, Lancome, YSL dan lain-lain.

Baca juga: Perawatan Paling Dicari di Klinik Kecantikan

Presiden Direktur LOreal Indonesia Umesh Phadke.Dok LOreal Professionnel Presiden Direktur LOreal Indonesia Umesh Phadke.
Walau konsumen tidak bisa berbelanja atau mencoba produk-produk kecantikan di toko secara langsung, namun mereka tetap membelinya secara online.

Ia menambahkan, pandemi justru menjadi akselerator bagi tren yang sudah ada, misalnya saja penjualan online, kolaborasi acara kecantikan di media sosial, hingga mencoba kosmetik secara virtual.

“Tren yang ada justru dipercepat, bahkan terjadi kemajuan yang sangat cepat pada teknologi digital karena pandemi ini,” ujar Umesh.

Selama salon dan mal-mal yang menjadi pusat penjualan produk kecantikan tutup, L’Oreal mengajak para beauty advisor yang menjadi ujung tombak penjualan untuk mengalihkan pemasarannya secara online.

“Para beauty advisor juga kini melayani para konsumen kami lewat chatt. Salon juga menjalankan home service dengan menerapkan protokol kesehatan. Ini semua adalah pelajaran yang akan berguna di masa depan dan kami melakukannya dengan cepat,” katanya.

Baca juga: Strategi LOreal Kuasai Bisnis Kosmetik di Indonesia

Dengan inovasi tersebut, lanjut Umesh, konsumen tetap bisa mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan kulitnya karena telah berkonsultasi dengan beauty advisor walau secara online.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X