Perlukah Berhubungan Seks Pakai Masker Wajah untuk Cegah Covid-19

Kompas.com - 09/06/2020, 13:05 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi

KOMPAS.com - Penularan Covid-19 menular antarmanusia dalam jarak dekat melalui tetesan pernapasan atau droplet. Virus ini juga masuk ke dalam tubuh setelah kita menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan tidak mencuci tangan. 

Apakah hubungan seks termasuk dalam perilaku yang beresiko tinggi menularkan Covid-19? Jawabannya iya. Ini karena kita berada sangat dekat dengan pasangan, mungkin berciuman, atau bernapas di dekatnya.

Sebuah studi baru dari para peneliti di Harvard University menyebut, karena hubungan seks membawa risiko penularan maka direkomendasikan untuk memakai masker wajah. Tetapi ini terutama jika kita bercinta dengan orang yang tidak tinggal satu rumah.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine itu memberi peringkat berdasarkan seberapa besar kemungkinan untuk terjangkit virus corona ketika melakukan aktivitas seksual.

Baca juga: Untuk Adegan Seks, Hollywood Mungkin Pakai CGI demi Cegah Penularan Covid-19

Para peneliti menyarankan penggunaan masker untuk skenario paling berisiko, yaitu berhubungan seks dengan seseorang yang tidak menjalani karantina bersama kita.

Jika kita memiliki pasangan yang tidak tinggal satu atap, studi itu mengatakan, selain memakai masker, hindari berciuman, tindakan oral atau anal dan hal-hal lain yang melibatkan semen atau urine.

Kita pun wajib mandi sebelum dan sesudah bercinta, serta membersihkan kamar dengan tisu beralkohol atau sabun.

Penelitian ini juga menyebutkan, berhubungan seks dengan seseorang yang tinggal bersama kita cenderung lebih aman, namun masih berisiko.

Sebagai contoh, jika satu orang pergi keluar untuk menjalankan tugas dan terkena virus, ia dapat menularkan virus tersebut ke pasangannya.

Bahkan apabila orang itu akhirnya adalah pembawa asimptomatik (tanpa gejala), ia masih bisa menginfeksi orang lain.

Menurut para peneliti, yang paling aman untuk sementara ini adalah tidak berhubungan seks sama sekali. Meski ini tidak dimungkinkan untuk sebagian besar orang.

Baca juga: Berhubungan Seks di Tengah Pandemi Covid-19, Amankah?



Sumber NYPost
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X