Mengenal Berbagai Jenis Teh dan Manfaatnya

Kompas.com - 09/06/2020, 16:58 WIB
Ilustrasi teh olgakrIlustrasi teh
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Teh celup kantong memang terlihat lebih praktis, tapi tidak sedikit orang Indonesia yang lebih suka menikmati teh ketika diseduh tanpa kantong atau dikenal juga dengan istilah teh tubruk. Apakah kamu salah satu penikmat jenis teh yang satu ini?

Teh tubruk merupakan penyebutan untuk bentuk teh siap seduh yang berbentuk potongan daun yang lebih kasar dibanding serbuk teh yang terdapat pada teh kantong.

Setelah ditambah air mendidih, teh tubruk akan mengeluarkan warna dan aromanya, kemudian mengendap di dasar gelas dan sebagian mengapung di permukaan air teh.

Berdasarkan sebuah penelitian, para penikmat teh lebih memilih teh tubruk karena memiliki aroma dan rasa yang lebih tajam dibanding teh celup kantong.

Selain itu, teh tubruk juga dipercaya merupakan cara menikmati teh secara alami sehingga diyakini memiliki berbagai manfaat yang lebih baik bagi tubuh.

Baca juga: Dari 5 Jenis Teh Ini, Mana yang Paling Sehat?

Jenis teh tubruk yang bisa dicoba

Teh dibuat dari dari tanaman semak jenis Camillia sinensis yang aslinya berasal dari Tiongkok dan India, namun banyak dibudidayakan di Indonesia.

Daun teh yang bisa digunakan untuk seduhan teh tubruk sendiri bermacam-macam dan masing-masing daun memiliki aroma dan cita rasa tersendiri.

Apa saja jenis teh yang dimaksud?

Teh hitam

Teh ini dibuat dari daun teh yang difermentasikan serta paling banyak mengandung kafein dibanding jenis teh lainnya. Teh hitam inilah yang kerap dijadikan sebagai bahan dasar teh seduh pada umumnya.

Teh hijau

Teh hijau dibuat dari daun teh yang diproses dengan cara diuap serta kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), zat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Teh putih

Daun teh putih bisa langsung diseduh tanpa melalui proses fermentasi maupun pemurnian apa pun sebagaimana jenis teh lainnya.

Teh oolong

Teh tradisional Tiongkok ini dibuat dengan daun teh yang sama dengan lainnya, namun yang membedakan adalah proses pengolahan tehnya.

Teh oolong dihasilkan melalui oksidasi parsial (sebagian) untuk menciptakan karakteristik warna dan rasa teh ini.

Teh pu-erh

Jika daun teh biasanya dipilih daun muda yang berada di pucuk, teh pu-erh justru menggunakan daun tua yang difermentasikan.

Baca juga: 5 Jenis Teh dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Daun-daun teh tersebut nantinya bisa dicampur dengan bahan lainnya dalam pembuatan teh tubruk. Bahan campuran yang biasa digunakan misalnya bunga melati, jahe, hingga buah-buahan seperti anggur dan stroberi.

Manfaat teh tubruk untuk kesehatan

Apa pun jenis daun teh yang kamu pilih untuk dijadikan teh tubruk, teh ini pada dasarnya mengandung antioksidan bernama polifenol.

Tak pelak, meminum teh tubruk secara reguler dipercaya mendatangkan beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti:

Menurunkan berat badan

Penelitian awal menunjukkan bahwa polifenol yang bernama katekin dan kafein pada daun teh dapat membantu menurunkan berat badan. Meskipun demikian, efek ini tidak terlihat pada seduhan daun teh hijau yang tidak mengandung kafein.

Mencegah diabetes

Kandungan katekin pada daun teh juga dapat menstabilkan kadar gula dalam darah sehingga menurunkan risiko diabetes tipe 2. Syaratnya, tentu saja kita juga harus mengurangi gula buatan yang ditambahkan pada teh tubruk yang diminum.

Menyehatkan jantung

Beberapa penelitian mengungkap bahwa orang yang rutin minum teh hijau atau teh hitam memiliki kerja jantung yang lebih sehat. Namun, kita tetap harus memperhatikan asupan nutrisi lain yang memengaruhi kolesterol dan tekanan darah secara keseluruhan.

Meskipun banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari meminum teh tubruk, kandungan kafein pada daun teh membuat kita tetap harus membatasi konsumsinya.

Batas aman konsumsi kafein per hari adalah 400 miligram, termasuk dari sumber kafein lain, seperti kopi maupun cokelat.

Jika tubuh menerima terlalu banyak kafein, kamu mungkin mengalami efek samping berupa gelisah dan susah tidur. Beberapa orang mengeluhkan naiknya asam lambung hingga diare ketika terlalu banyak mengonsumsi kafein.

Dalam kasus yang lebih parah, terlalu banyak kafein juga dapat mengakibatkan mual, pusing, sakit perut, heartburn, dan nyeri otot.

Bagi yang tengah mengonsumsi obat tertentu, minum teh tubruk juga mungkin menjadi kontraindikasi karena dapat berinteraksi dengan obat-obatan tersebut.

Baca juga: 5 Jenis Teh yang Terbukti Efektif Turunkan Berat Badan



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X