Kompas.com - 09/06/2020, 17:45 WIB
Ilustrasi PexelsIlustrasi

KOMPAS.com – Meski pandemi Covid-19 masih menimbulkan ketidakpastian dalam dunia bisnis, tetapi peningkatan kapastas diri dengan mengikuti berbagai pelatihan keterampilan online diminati para pekerja.

Selama bulan April 2020, LinkedIn Learning, salah satu situs penyedia video keterampilan bisnis dan kreatif, mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan bulan Februari.

Program keterampilan yang paling banyak diikuti adalah “Zoom” dengan peningkatan lebih dari 6.000 persen, pekerjaan virtual dengan peningkatan lebih dari 5.800 persen, dan telecommuting.

“Terlepas dari posisi Anda dalam karir, ada baiknya mengambil keterampilan baru atau mengasah keterampilan saat ini,” saran Vice President, Talent and Learning Solution, Asia Pacific LinkedIn, Feon Ang, dalam siaran pers.

Ia menambahkan, ada lebih dari 275 kursus di LinkedIn Learning dalam tujuh bahasa yang bisa diakses.

Kursus-kursus tersebut termasuk tips dan keterampilan untuk para pencari kerja, profesional untuk menghadapi tatanan normal baru, atau pun para pemilik bisnis skala kecil dan menengah.

Baca juga: Dari 3.000 Materi Pelatihan di Kartu Prakerja, yang Laku Hanya 1.010

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jenis pelatihan yang bermanfaat

Bagi para pencari kerja, mengasah keterampilan wawancara dan belajar untuk memanfaatkan jaringan mungkin akan bermanfaat di tengah pasar kerja yang sulit.

Sementara bagi profesional, keterampilan yang berkaitan dengan pekerjaan jarak jauh sangat penting dikembangkan. Misalnya cara-cara baru mengatasi stress di rumah atau memiliki kterampilan baru untuk mengelola tim dari jauh.

“Bagi pemimpin di perusahaan, memahami bagaimana mengelola tim secara virtual, menjaga keterlibatan anggoata tim, dan mempertahankan budaya organisasi agar tetap hidup, juga penting,” kata Ang.

Sedangkan bagi pemilik usaha kecil dan menengah, bisa mempelajari cara menjalin hubungan dengan klien jarak jauh atau memahami cara melindungi keuangan di masa-masa sulit.

Baca juga: Berapa Pekerja yang Terdampak Covid-19? Ini Kata Pengusaha

IlustrasiPexels Ilustrasi

Peningkatan kapasitas karyawan secara virtual selama pandemic juga menjadi perhatian di banyak perusahaan.

Menurut EVP & CHRO Paragon Technology & Innovation, Miftahuddin Amin, dengan mengikuti pembelajaran online karyawan akan merasa lebih produktif di tengah pandemi dan juga meraih peluang baru.

“Pembelajaran online bisa meningkatkan nilai-nilai pribadi tiap orang, yang akan diterjemahkan ke dalam nilai bisnis untuk pertumbuhan. Setiap karyawan dapat memilih pembelajaran yang sesuai kebutuhan mereka,” kata Miftahuddin.

Di masa pandemi ini, keterampilan lunak (soft skill) juga tetap relevan di berbagai pekerjaan.

Menurut survei, lima besar soft skill yang paling dibutuhkan adalah kreativitas, persuasi, kolaborasi, kemampuan beradaptasi, dan kecerdasan emosional.

Baca juga: Tak Lolos Kartu Prakerja, Ini Daftar 6 Kursus Online Gratis

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.