Kompas.com - 10/06/2020, 08:06 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Meneliti cara berpikir negatif orang dengan pikiran depresi dan kecemasan, serta dampak jangka panjangnya yang mungkin terjadi, mungkin bisa menjelaskan mengapa depresi dan kecemasan menjadi faktor risiko.

Dr. Gael Chételat dari Université de Caen-Normandie mengemukakan, praktik pelatihan mental seperti meditasi dapat membantu meningkatkan pikiran positif sambil meregulasi skema mental yang terkait sisi negatif.

Merchant mengatakan, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami seberapa universalnya temuan ini.

Terutama untuk kelompok ras lain, misalnya Afrika-Amerika, yang sering kurang terwakili dalam penelitian alzheimer.

Padahal, tampaknya kelompok ini pun memiliki risiko penyakit yang jauh lebih tinggi.

"Mayoritas peserta adalah kaukasia, sehingga kami tidak dapat membuat komentar lebih tentang perbedaan ras yang potensial."

Demikian kata Merchant mengenai studi yang dipublikasikan di Alzheimer's and Dementia itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Direktur Penelitian dan Pengaruh di Alzheimer's Society, Fiona Carragher setuju dengan hal tersebut.

Menurut dia, penelitian lanjutan diperlukan karena sebagian besar orang dalam penelitian ini sudah diidentifikasi memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit alzheimer.

"Jadi kita perlu melihat apakah hasil ini juga berlaku dalam populasi umum, apakah pemikiran negatif berulang meningkatkan risiko alzheimer," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.