Kompas.com - 10/06/2020, 22:07 WIB
Editor Wisnubrata

Apa yang menyebabkan seseorang menjadi social climber?

Perilaku panjat sosial umumnya berasal dari rasa kurang percaya diri dan tendensi ekstrem untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Meski dari luar seorang social climber tampak atraktif dan mudah bersosialisasi dengan orang lain, sebenarnya mereka cenderung tidak percaya diri dan merasa dirinya kurang apabila dibandingkan dengan orang lain.

Orang pansos akan selalu melihat orang lain lebih baik dari diri mereka dalam hal karir, penampilan, serta karakter diri.

Mengingat social climber adalah tipe orang yang kurang percaya diri, mereka akan menggunakan eksistensi orang lain guna meningkatkan rasa percaya diri.

Inilah yang menjadi alasan mereka tidak tertarik membangun hubungan pertemanan yang tulus. Pasalnya, jika teman-teman di sekelilingnya memiliki status sosial yang lebih rendah maka tidak akan dapat memuaskan kebutuhan mereka.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di Georgia State University, fenomena seseorang menjadi social climber merupakan bentuk perubahan cara bekerja otak seseorang. Meski demikian, studi mengenai kasus ini masih terbatas pada hewan, dan bukan pada manusia.

Hasil penelitian membuktikan bahwa sel saraf menjadi lebih responsif terhadap serotonin pada hewan yang terbiasa menjadi “pemenang” di kalangannya dibandingkan dengan hewan yang biasa-biasa saja.

Baca juga: Pertemanan Racun Jadikan Hidup Tidak Berkembang

Kenali ciri-ciri orang panjat sosial

Memang tidak semua orang panjat sosial memiliki pola yang sama, tetapi biasanya mereka dapat dikenali melalui ciri-cirinya. 

Kamu pasti mengenal satu-dua orang yang seperti ini dalam pergaulan, atau mungkin justru Andalah yang menjadi seorang pemanjat sosial tanpa disadari?

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.