Kompas.com - 13/06/2020, 14:15 WIB

Anak-anak memang lebih rentan terkena diare karena sistem kekebalan tubuhnya yang masih lemah dan kebersihan tubuhnya yang masih kurang terjaga.

Misalnya anak balita yang masih belum terbiasa untuk mencuci tangan setelah bermain atau sebelum makan. Pada anak yang lebih kecil lagi, kebiasaan sering memasukkan benda ke mulut juga berpotensi menyebabkan diare.

Baca juga: Cara Membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak

Nah, jika si kecil terserang diare, ibu Genbest harus menjaganya supaya tidak kehilangan cairan. Bagi bayi dan anak bisa terus diberikan ASI atau larutan rehidrasi oral (oralit).


Bagi anak-anak yang lebih besar, dapat minum apa saja yang mereka sukai agar tetap terhidrasi, termasuk oralit dan produk bermerek (biasanya diakhiri dengan ‘lyte’).

Mengonsumsi air putih saja tidak cukup untuk mereka yang terserang diare. Hal ini karena air putih tidak memiliki cukup natrium, kalium, dan nutrisi lain untuk merehidrasi anak-anak.

Baca juga:"Memiliki Protein TInggi, Sering Konsumsi Ikan Bisa Mencegah Stunting"

Diare biasa hilang dalam beberapa hari, tetapi anak perlu segera dibawa ke dokter apabila:

  • terlihat terlalu lemah untuk berdiri
  • bingung atau pusing
  • tampak sangat sakit
  • sudah diare lebih dari tiga hari
  • berusia kurang dari 6 bulan
  • muntah berupa cairan hijau atau kuning berdarah
  • demam lebih dari 40°C atau untuk bayi di bawah 6 bulan lebih dari 37°C (ditentukan oleh termometer dubur)
  • tampak mengalami dehidrasi
  • memiliki tinja berdarah
  • bayi usia satu bulan mencret 3x atau lebih
  • anak mencret 4x dalam 8 jam dan tidak minum cukup
  • anak punya sistem kekebalan tubuh lemah
  • tampak ruam pada tubuh anak
  • sakit perut selama lebih dari dua jam
  • bayi belum buang air kecil dalam 6 jam atau 12 jam jika anak-anak

Bila ke dokter, pastikan untuk bertanya tentang jumlah cairan yang dibutuhkan anak, cara anak bisa mendapatkannya, kapan harus memberikan cairan itu, dan cara memperhatikan tanda-tanda dehidrasi.

Mulai sekarang, Genbest bisa mencari informasi lainnya mengenai seputar kesehatan bayi, remaja putri, ibu hamil, dan hal-hal yang berkaitan dengan pencegahan stunting lewat laman https://genbest.id/. Yuk sadar stunting dimulai dari diri sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.