Kompas.com - 16/06/2020, 07:28 WIB

Ambil pilihan yang menjadi kompromi terbaik untuk kalian berdua, kemudian cobalah terapkan hal itu.

2. Menggunakan istilah hiperbola

Pernyatan seperti "kamu selalu melakukan itu" atau "kamu tidak pernah melakukan itu" adalah kalimat-kalimat yang terlalu dramatis dan terdengar seperti tidak benar.

Kalimat semacam itu juga bisa membuat lawan bicara menjadi defensif, bukan justru fokus mendengarkan komplain darimu.

Mereka justru akan cenderung merespons dengan contoh-contoh yang menegasikan pernyataanmu yang salah.

Lebih baik gunakan kata-kata moderat, seperti "terkadang", "beberapa kali" atau "sering", yang lebih memberikan ruang untuk diskusi.

Baca juga: Bagaimana Mengatasi Rasa Sedih Akibat Ditinggal Kekasih?

Pilihan kata-kata tersebut juga tidak terdengar seperti penghinaan pribadi pada karakter seseorang.

3. Menggunakan "kamu", ketimbang "aku"

Kebiasaan ini juga bisa memicu pasangan menjadi defensif. Misalnya, mengatakan "kamu merusak..." atau "kamu membuatku...".

Seorang konselor profesional berlisensi, Mark Mayfield, Ph.D., menjelaskan bahwa pernyataan menyalahkan semacam ini sering memicu emosi orang lain dan cenderung tidak akan menemui solusi.

Sebaliknya, gunakan pernyataan "aku" seperti, "aku merasa frustrasi ketika..." atau "aku butuh...", dan lainnya.

"Pernyataan-pernyataan ini memungkinkan kita mengekspresikan perasaan dalam situasi tersebut, tidak menyalahkan orang lain, dan menempatkan fokus masalah pada diri sendiri," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.