Kompas.com - 16/06/2020, 16:03 WIB
Ilustrasi TLFurrerIlustrasi

KOMPAS.com - Di masa seperti saat ini, masyarakat beromba-lomba menjaga kesehatan dan imunitas tubuh.


Namun, jangan lupa untuk terus memelihara kesehatan usus dan pencernaan sebagai upaya menjaga sistem kekebalan tubuh.

Sama seperti kekebalan tubuh, kesehatan usus yang baik juga dapat dikembangkan selama periode waktu tertentu dengan langkah-langkah diet yang tepat.

Baca juga: Usus Sehat Kunci Kesehatan Tubuh Segala Usia

Ahli gizi Lovneet Batra baru-baru ini memberikan wawasan tentang cara yang tepat untuk membangun kesehatan usus yang mencakup kombinasi prebiotik dan probiotik.

Apa itu pre dan probiotik?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Probiotik adalah bakteri yang bermanfaat bagi usus, prebiotik adalah makanan untuk bakteri ini.

Probiotik adalah bakteri yang ramah usus, dan dapat ditemukan dalam makanan seperti yogurt dan tempe.

Prebiotik, di sisi lain, menjadi makanan bagi bakteri pencinta usus dan memelihara mereka untuk pencernaan yang baik.

"Jika kamu memberi bakteri ini jenis makanan yang salah, keseimbangan ususnya akan kacau. Misalnya, jika kamu sedang mengonsumsi antibiotik, flora usus pasti akan serba salah. Bakteri jahat di usus kemudian tumbuh berlipat ganda, sedangkan bakteri baik berkurang sehingga pencernaan menjadi lebih lambat,” kata Batra.

Baca juga: 5 Gejala Kanker Usus Besar yang Sering Diabaikan

Makan pro dan prebiotik dalam jumlah seimbang dapat membantu memastikan keseimbangan bakteri yang tepat, yang akan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Lakukan detoksifikasi usus

1. Sertakan prebiotik seperti bawang dan bawang putih, dan probiotik seperti tempe, sayuran akar seperti wortel dan bit yang dibuat seperti acar dalam menu makananmu.

2.Ciptakan hari tanpa garam seminggu sekali dan amati perbedaannya. Sebagai gantinya, bumbui makanan dan minuman sebanyak mungkin dengan jus lemon.

3.Kurangi gula dan kafein selama detoksifikasi usus.

4. Perbanyak konsumsi jus sayuran, sup, buah-buahan dan sayuran berbasis air, air kelapa selain 2-3 liter air yang harus kamu penuhi setiap hari.

5.Selama detoksifikasi usus, konsumsi makanan yang sangat ringan, mudah dicerna dan baru dimasak.

6.Sertakan alkalinitas dalam menu harianmu dengan mengonsumsi air kelapa dan air ketumbar setiap hari.

Baca juga: Awas, Terlalu Banyak Makan Daging Berisiko Merusak Kesehatan Usus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.