Kompas.com - 16/06/2020, 16:38 WIB

Jumlah itu termasuk pasien tanpa kondisi medis bawaan seperti orang berusia lanjut yang sehat. Risiko rawat inap juga meningkat seiring bertambahnya usia. Banyak faktor lain yang membuat pasien terkena penyakit parah masih belum jelas.

Kondisi bawaan yang memperparah Covid-19 di satu negara tidak sama di negara lain. 

"Lingkungan dan kebiasaan sosial masyarakat juga menjadi faktor dalam kesehatan", kata Aditya Khanna, ahli epidemiologi di University of Chicago yang tidak terlibat penelitian ini.

Namun, penelitian itu disambut sebagai langkah menuju arah yang benar. "Penelitian ini menggerakkan kita melewati pendekatan satu ukuran untuk semuanya," kata Schwalbe.

"Semakin akurat kita dapat mengetahui siapa yang berisiko dirawat di rumah sakit, semakin baik kita dapat bekerja dan menyesuaikan respon kita dengan tepat."

Baca juga: Batasi Gula, Garam, dan Lemak untuk Cegah Diabetes Saat Pandemi Corona

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.