Restoran di AS Gunakan "Hantu" untuk Terapkan Pembatasan Jarak

Kompas.com - 17/06/2020, 10:26 WIB
Restoran di Michigan menempatkan hantu di meja kosong agar tidak diduduki selama aturan pembatasan jarak. Trattoria Da LuigiRestoran di Michigan menempatkan hantu di meja kosong agar tidak diduduki selama aturan pembatasan jarak.

KOMPAS.com - Selain pusat perbelanjaan, restoran pun mulai dibuka kembali seiring dilonggarkannya pembatasan sosial oleh pemerintah. Walau begitu, protokol kesehatan dengan menjaga jarak wajib dilakukan.

Di era normal baru ini meja-meja di restoran tidak boleh diisi terlalu penuh. Namun, pada beberapa restoran yang punya banyak pelanggan terkadang sulit meminta tamu-tamunya untuk menjaga jarak.

Para pemilik restoran mempunyai cara unik dalam mengatasi hal tersebut, termasuk mengisi kursi yang kosong dengan hantu.

Sebuah restoran di Trattoria Da Luigi, Royal Oak, Michigan, Amerika Serikat, memastikan pelanggannya untuk tidak duduk di beberapa titik yang telah dikosongkan.

Luigi Cutraro, pemilik restoran, mengatakan ini adalah ide istrinya. Memang ada opsi untuk menyingkirkan sejumlah meja agar pelanggan tidak saling berdekatan, namun ia tidak memilih cara tersebut.

"Jika kita menyingkirkan meja, itu seperti seseorang datang ke rumah kita dan ada dua kursi, bukan ruang tamu secara keseluruhan," katanya kepada Fox 2 Detroit.

Baca juga: Panduan Makan di Restoran pada Era New Normal

Cutrato sempat menutup operasi restoran selama lockdown dan baginya itu adalah masa-masa terberat.  Saat mengetahui dia bisa menjalankan kembali bisnisnya, Cutraro menyebutnya sebagai kabar yang sangat baik.

"Saya merasa seperti melihat film di mana orang-orang di gurun dan mereka melihat oasis. Itulah yang saya rasakan," ujarnya.

Putra Luigi Cutraro, Luca, mengatakan inisiatif mereka menempatkan hantu di sejumlah kursi di restoran mendapat tanggapan positif dari pelanggan.

"Itu benar-benar membuat senyum di wajah orang-orang setelah tiga bulan yang mengerikan," kata Luca.

Menurutnya, ide tersebut terinspirasi dari perjalanan ke pusat kota selama masa lockdown, ketika keluarga Cutraro menyadari Michigan terlihat seperti kota hantu.

Ia mengatakan "hantu" itu tidak permanen tapi beberapa akan disimpan untuk mengingatkan  tentang bagaimana mereka berkumpul selama pandemi, di mana segala sesuatunya dalam kondisi terburuk.

Baca juga: Makan di Restoran All You Can Eat Jakarta, Bagaimana Protokolnya?



Sumber Foxnews
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X