Kompas.com - 17/06/2020, 11:11 WIB
Aktivitas petugas Palang Merah Indonesia (PMI) di gudang darurat untuk penanganan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di samping kantor PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2020). Gudang logistik darurat ini antara lain  menampung 120 unit mobil tangki air yang dimodifikasi menjadi kendaraan penyemprotan disinfektan, peralatan penyemprotan, cairan disinfektan, dan alat pelindung diri (APD) tenaga medis. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGAktivitas petugas Palang Merah Indonesia (PMI) di gudang darurat untuk penanganan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di samping kantor PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2020). Gudang logistik darurat ini antara lain menampung 120 unit mobil tangki air yang dimodifikasi menjadi kendaraan penyemprotan disinfektan, peralatan penyemprotan, cairan disinfektan, dan alat pelindung diri (APD) tenaga medis.

KOMPAS.com – Palang Merah Indonesia (PMI) terlibat aktif dalam penganggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia. Kegiatan utama yang dilakukan adalah edukasi publik, mitigasi, hingga penyemprotan disinfektan.

Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said menegaskan, seluruh kegiatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 itu bebas biaya.

“Layanan PMI kepada masyarakat berkaitan dengan penanggulangan Covid-19 juga bebas biaya. Tidak ada pungutan apapun. Jika terdapat oknum yang menyalahgunakan nama PMI segera laporkan melalui hotline PMI nomor: 021. 7992322“ ujar Sudirman melalui keterangan pers, Selasa (16/6).

Ia menambahkan, Saat ini PMI seluruh Indonesia sedang bergerak mengatasi wabah Covid-19.

"Kami mengerahkan lebih dari 600 kendaraan berbagai jenis, 10 ribu alat semprot manual, dan lebih dari 6.000 personil terdiri dari relawan PMI, Prajurit TNI dan Anggota Polri, PMI sudah menjangkau seluruh wilayah-wilayah yang berisiko," kata Sudirman.

Baca juga: Tangkal Corona, PMI Sudah Semprot Lebih dari 1 Juta Liter Disinfektan

Di luar kegiatan tersebut, PMI juga sedang bekerja sama dengan Lembaga Eijkman untuk melalukan penelian memanfaatkan plasma darah pasien sebagai anti bodi untuk menemukan obat dalam pengobatan pasien Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pola kerja samanya, pasien Covid-19 yang telah sembuh darahnya akan diambil dan plasmanya akan digunakan untuk menerapi pasien-pasien Covid-19. Proses engineering plasma akan dilakukan di 15 laboratorium PMI di seluruh Indonesia.

PMI merupakan salah satu lembaga yang memiliki kemampuan dan wewenang untuk menarik darah dari pasien. Selain itu, PMI juga telah memiliki fasilitas pemisahan plasma darah di 15 lokasi di Indonesia.

Baca juga: Ingin Donor Darah? Ada Layanan Mobile dari PMI Selama Pandemi Virus Corona



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.