Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/06/2020, 14:55 WIB

KOMPAS.com - Klub-klub Liga Premier Inggris menunjukkan solidaritasnya dalam gerakan "Black Lives Matter" yang kini mendunia.

Black Lives Matter merupakan gerakan anti-rasisme yang muncul pasca-kematian George Floyd karena 25 Mei lalu yang disusul dengan protes di berbagai negara bagian Amerika Serikat dan demonstrasi di beberapa negara daerah lainnya, seperti London dan Berlin.

Pada pertandingan lanjutan yang digelar Rabu (17/6) malam waktu setempat, empat klub yang bertanding, yakni Manchester City, Arsenal, Aston Villa, dan Sheffield United, menjadi empat klub pertama yang memakai jersey "Black Lives Matter".

"Kami, para pemain, berdiri bersama dengan satu tujuan yaitu memberantas prasangka rasial di mana pun itu berada, untuk mewujudkan masyarakat global yang memberikan keterlibatan, hormat dan kesempatan yang sama bagi semua orang, terlepas dari warna atau keyakinan mereka."

"Simbol ini adalah tanda persatuan dari semua pemain, staf, klub, pejabat pertandingan dan Liga Premier," ungkap pata pemain dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh liga, 12 Juni lalu.

Baca juga: Langkah Senyap Kanye West Bantu Kasus George Floyd

Jersey klub Liga Premier Inggris, Sheffield United dengan tulisan Black Lives Matter.Twitter @premierleague Jersey klub Liga Premier Inggris, Sheffield United dengan tulisan Black Lives Matter.

Tulisan Black Lives Matter (BLM) dan menggantikan nama pemain yang biasanya tertulis di bagian punggung atas jersey.

Tulisan tersebut akan muncul pada 12 pertandingan awal dari musim yang baru saja dimulai kembali ini pasca absen beberapa bulan karena pandemi.

Baca juga: Liga Inggris Kembali, Laga Aston Villa Vs Sheffield United Berakhir Tanpa Pemenang

Ungkapan terima kasih

Selain penghormatan melalui jersey, seragam baru Liga Premier juga menyertakan badge BLM dan badge yang menunjukkan ungkapan terima kasih kepada National Health Service (NHS) pada bagian lengan.

Pada bagian dada terlihat inisial NHS yang tercetak bersama bentuk hati. Sebagai bentuk protes dari tindakan brutal polisi dan rasisme, para pemain juga akan berlutut sebelum permainan dimulai.

Aksi ini sudah terlihat pada dua laga perdana yang digelar Rabu malam. Terlihat para pemain, pelatih dan official berlutut sebagai bentuk perhormatan, di lapangan yang dikelilingi bangku-bangku kosong tanpa penonton.

"Liga Premier meyakini tidak ada ruang untuk rasisme, di mana pun," ungkap keterangan tersebut, yang dilanjutkan dengan tagar "#NoRoomForRacism (tidak ada ruang untuk rasisme).

Baca juga: Jelang Liga Inggris, Induk Manchester City Luncurkan Kampanye Baru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber People
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.