10 Tips Sederhana untuk Siapkan Mental Kembali Bekerja di Kantor

Kompas.com - 19/06/2020, 11:17 WIB
. Shutterstock.

KOMPAS.com - Saat ini, sebagian orang sudah mulai kembali ke rutinitas lamanya, termasuk kembali bekerja di kantor.

Sebagian lainnya baru akan kembali bekerja di kantor dalam beberapa waktu ke depan.

Namun, tak sedikit orang yang sudah merasakan kenyamanan menjalani rutinitas bekerja dari rumah (work from home).

Misalnya, karena waktu kerja yang lebih fleksibel dan lebih minim stres dibandingkan ketika harus bepergian ke luar.

Baca juga: Cegah Corona dengan Kerja di Rumah, Ini 8 Tips Agar Tetap Produktif

Kembali bekerja di kantor mungkin tak terhindarkan.

Agar dirimu lebih siap, penting untuk mempersiapkan mental untuk kembali ke rutinitas jam kerja kantoran, umumnya pukul 09.00-17.00.

Psikolog dan pakar tidur di SIMBA, Hope Bastine menjelaskan apa yang dilakukannya untuk menyesuaikan diri saat harus kembali dengan rutinitas, termasuk mempersiapkan mental.

Hal ini tak berbeda dengan saat kita mengubah rutinitas dari bekerja di kantor menjadi bekerja di rumah, saat menghadapi masa awal pandemi.

"Setelah kita merasakan kehidupan yang berbeda, akan terasa sulit untuk kembali. Tapi bukan berarti itu tidak mungkin," kata Hope, seperti dilansir Metro.co.uk.

Hindari fokus pada hal-hal yang tampak mustahil dilakukan. Ada beberapa teknik yang bisa kamu coba terapkan.

Yuk, simak tips berikut.

1. Mengubah pola pikir

Kamu harus mencoba mengubah pola pikir dari rasa takut kembali bekerja di luar menjadi rasa kegembiraan untuk menyambut masa depan.

Baca juga: 8 Tips Sukes Melakukan Wawancara Kerja Secara Virtual

"Cobalah mengenali perasaanmu dan tanyakan pada diri sendiri apa yang kamu nantikan," kata Hope.

Kehidupan di masa pandemi telah memberi kita kesempatan untuk semacam menekan tombol "reset", mengejar istirahat yang sangat kita butuhkan, menenangkan diri yang lelah, hingga mengevaluasi apa yang bermakna dalam hidup.

Hope menyarankan untuk menjalani rutinitas yang seimbang antara kehidupan dan pekerjaan, seperti yang mungkin kamu refleksikan selama masa pandemi.

"Misalnya, kamu harus berjalan atau lari untuk mendapatkan makan siang selama pandemi. Cobalah untuk mempertahankan rutinitas itu ketika kembali ke kantor," ungkap dia.

Kamu juga mungkin ingin memprioritaskan tipe-tipe pekerjaan secara berbeda, sehingga kamu merasa lebih bisa mengontrol perubahan dalam hidup.

Ingatlah, kecepatan kehidupanmu mungkin akan berbeda. Jadi, sesuaikan dengan perlahan dan kelola ekspektasimu.

"Atur target produktivitas yang meningkat secara perlahan sesuai kecepatan dan kekuatan sehingga kamu akan merasakannya sebagai pencapaian, bukan justru kekecewaan dan kekurangan," papar Hope.

2. Sesuaikan jadwal tidur

Banyak dari kita yang cenderung tidur lebih larut di masa pandemi. Ketika akan kembali ke rutinitas lama, usahakan waktu tidurmu juga disesuaikan kembali.

Sebab, kamu tidak bisa lagi tidur terlalu larut dan bangun terlalu siang, misalnya pukul 09.00.

Cobalah menyesuaikan waktu tidur, misalnya menargetkan bangun 15 menit lebih awal setiap harinya dalam dua minggu.

Baca juga: Cari Kerja? Ini Sejumlah Profesi di Industri Digital yang Layak Dicoba

Setiap orang pada umumnya membutuhkan waktu tidur selama delapan jam. Maka, selama kurang lebih 2-4 hari, buatlah dirimu lebih lelah dengan hanya tidur selama enam jam.

"Enam hari setelahnya kamu bisa mengejar kekurangan waktu tidur tersebut dan kemudian menyesuaikan dengan jadwal tidur barumu," kata dia.

3. Luangkan waktu "rekreasi"

Setelah kamu kembali ke rutinitas bekerja di kantor, penting untuk meluangkan waktu rekreasi di luar waktu kerja, misalnya akhir pekan.

Kamu juga bisa meluangkan sedikit waktu, misalnya jalan sore sepulang kerja.

Hope menjelaskan, istirahat adalah sebuah proses aktif. Artinya otak butuh waktu dan ruang untuk memproses informasi sebelum kita bisa memecahkan masalah.

"Jika kamu merasa otakmu sedang buntu dengan masalah atau ingin mencari inspirasi, kamu juga bisa berjalan sejenak bersama rekan kerja untuk mencari perspektif berbeda," kata dia.

4. "Membakar stres"

Jika kamu tipe orang yang aktif di pagi hari, cobalah memulai hari dengan olahraga singkat.

"Kamu bisa menurunkan tingkat hormon kortisol (pemicu stres) untuk meningkatkan performamu di tempat kerja," ungkap Hope.

Baca juga: Mengatasi Insomnia karena Stres Selama Pandemi

5. Membangun ritual

Menurut Hope, penting bagi kita untuk membentuk semacam "ritual".

Ambillah sedikit waktu untuk berolahraga di waktu yang rutin, merapikan meja, tulis daftar pekerjaanmu, dan buat perencanaan kerja ke depan.

6. Dahulukan tugas termudah

Cobalah memulai rutinitas barumu ini dengan mendahukukan tugas yang lebih mudah.

Misalnya, mengirimkan email atau mengerjakan tugas yang tidak terlalu berat.

Atur pengaturan waktu kerja, misalnya satu jam tanpa gangguan apapun. Setelah satu jam berakhir, kamu bisa beristirahat sejenak misalnya selama 15 menit.

"Gunakan waktu ini untuk menggerakkan tubuh, seperti melakukan peregangan atau jalan ringan," ungkap dia.

Berikan tubuhmu periode waktu beristirahat untuk kembali menyegarkan pikiran dan mencegah stres.

7. Persiapkan mental

Persiapkan mental untuk sehari penuh. Tips dari Hope adalah jangan menaruh menjadwalkan rapat atau telepon penting di pagi hari.

Sebab, kondisi tersebut bisa memicu kecemasan dan bisa berdampak pada performa kita sehari penuh.

"Dengan menjadwalkannya sedikit lebih siang, kamu punya waktu untuk beristirahat sejenak di pagi hari jika merasa kelelahan sekaligus mempersiapkan emosional dan mental untuk tugas berikutnya," ungkap Hope.

Baca juga: Agar Kerja Makin Produktif, Ini 5 Cara Mengisi Waktu selama Pandemi Covid-19

8. Siapkan ruang tidur yang nyaman

Cobalah mengatur lingkungan kamar tidur yang nyaman sehingga kamu menjadikannya sebagai ruang untuk beristirahat alih-alih tempat yang kamu hindari.

Pastikan kamu menggunakan kasur yang empuk dan mampu mendukung tulang punggung serta menjaga tubuh tetap dalam temperatur sejuk.

Dengan begitu, sistem imunitas tubuh bisa beroperasi pada suhu yang optimal untuk mengurangi rasa sakit, ketidaknyamanan, dan kecemasan.

9. Terapkan pola hidup sehat

Terapkan pola makan dan tidur yang bisa meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Misalnya, kurangi konsumsi kafein.

"Kafein dapat menirukan respons stres sehingga zona performa optimal kita terganggu," kata dia.

10. Menerima

Terimalah hal-hal lain yang tidak bisa kamu ubah.

Untuk hari-hari ke depan kita akan melalui masa-masa yang memerlukan siaga tinggi dan penuh kekhawatiran.

Sekali kamu sudah menerimanya sebagai kondisi kenormalan baru ( new normal), dirimu akan lebih sedikit membuat perlawanan.

"Kamu akan sedikit lebih melunak dan menerima kehidupan yang seperti 'rollercoaster' ini," kata Hope.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X