Enggak Tega Beli Brompton? Coba Lirik Sepeda-sepeda Ini...

Kompas.com - 19/06/2020, 15:13 WIB
Dua pemilik Kreuz, Yudi Yudiantara dan Jujun Junaedi. KOMPAS.com/RENI SUSANTIDua pemilik Kreuz, Yudi Yudiantara dan Jujun Junaedi.

Tentu tak hanya Bonni, banyak pula konsumen lain yang rela menyetorkan uang lebih dulu demi mendapatkan sepeda 3sixty dari China dengan cara inden.

Sejumlah toko terkenal di Jakarta dan Tangerang, misalnya, langsung kehabisan stok sesaat setelah mendapat pasokan sepeda 3sixty.

Fenomena itu kerap terpantau dalam keriuhan di media sosial dan komunitas sepeda lipat. Terlihat sekali betapa besar minat publik dengan sepeda jiplakan Brompton tersebut.

Kreuz cuma bikin 10 frame sebulan

Nah, di tengah melebarnya pasar sepeda Brompton wannabe di pasar Tanah Air, dua punggawa Kreuz asal Bandung membuat kejutan.

Dua pemilik Kreuz, Yudi Yudiantara (50) dan Jujun Junaedi (37), menceritakan awal mula terciptanya sepeda Kreuz yang mereka buat.

Baca juga: Kreuz, Sepeda Brompton Made in Bandung yang Laris Manis

Yudi mengakui bahwa mereka memproduksi Kreuz dengan menjiplak bentuk asli Brompton.

“Brompton memang (sudah) membebaskan siapa pun meniru produknya," kata Yudi.

“Basic-nya memang Brompton, tapi tekukannya kami buat beda. Kalau Brompton di tengah, kami dari awal. Bentuk kepala juga dibuat berbeda,” klaim dia. 

Kini produk tersebut kian mengundang minat para penggemar sepeda di Indonesia. Bahkan, pesanan sudah datang dari negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle) on Jun 18, 2020 at 11:36pm PDT

Semua pengerjaan dilakukan handmade dengan melibatkan banyak industri kecil rumahan, mulai dari tukang bubut, tukang cetak plastik, hingga yang lainnya, dengan bahan baku dalam negeri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X