Kompas.com - 19/06/2020, 18:06 WIB
Ilustrasi orgasme wanita Ilustrasi orgasme wanita
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Masalah kesulitan mencapai orgasme atau puncak kenikmatan seksual dialami oleh banyak perempuan. Tak sedikit laki-laki yang mencapai orgasmenya terlebih dahulu sehingga kepuasan bersama tidak didapatkan.

Namun, ketika hal itu terjadi, apakah kehamilan bisa tetap terjadi?

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) menjelaskan, kehamilan terjadi ketika ejakulasi terjadi di dalam rongga vagina, saat perempuan sedang berada dalam masa subur, dan tidak mengalami masalah organ.

Sehingga, ketika perempuan tidak mencapai orgasme, kehamilan tetap bisa terjadi jika syarat di atas itu dipenuhi.

Baca juga: Sulit Orgasme Saat Bercinta? Coba 5 Metode Ini

"Kehamilan tidak dipengaruhi oleh orgasmenya perempuan. Makanya ketika ada perempuan diperkosa, bisa saja hamil. Itu kan perempuannya tidak orgasme."

Demikian diungkapkan Hasto dalam Live Instagram bersama @siapnikah_official, Jumat (19/6/2020).

Beberapa suami memiliki masalah ejakulasi dini sehingga pihak istri merasa kecewa karena tidak dapat mendapatkan kepuasan seksual bersama. 

Ketika hal ini terjadi, Hasto menyarankan agar suami dan istri datang bersama ke dokter untuk berkonsultasi mengenai masalah yang dihadapi.

Sehingga, suami bisa mendapatkan nasihat mendis, termasuk jika perlu diajarkan teknik menunda ejakulasi.

Ada banyak teknik menunda ejakulasi yang mungkin akan diberikan. Misalnya, menekan area tertentu sehingga ejakulasi bisa dimundukrn atau lewat pemberian obat oles.

"Kalau suami datang bisa diajarkan teknis misalnya untuk menunda ejakulasi," ungkap Hasto.

Baca juga: Mengatasi Impotensi dan Ejakulasi Dini Secara Diam-Diam



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X