Kompas.com - 19/06/2020, 23:42 WIB
Ilustrasi penggunaan hand sanitizer untuk cegah penularan virus. TirachardzIlustrasi penggunaan hand sanitizer untuk cegah penularan virus.

KOMPAS.com - Semenjak pandemi Covid-19 muncul,semua orang wajib menjaga kebersihan, termasuk rutin mencuci tangan, demi mencegah penyebaran virus corona.

Menggunakan hand sanitizer atau  pembersih tangan dianjurkan, jika tidak memungkinkan untuk mencuci tangan dengan air dan sabun.

Apalagi, hand sanitizer tentu lebih mudah dibawa setiap kali berpergian, ketimbang membawa sabun pencuci tangan.

Baca juga: Bila Formula Keliru, Hand Sanitizer Bisa Kurang Efektif Membunuh Kuman

Karena itu, menggunakan hand sanitizer direkomendasikan oleh para ahli untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

Sayangnya, banyak orang belum menggunakan hand sanitizer dengan benar.

Sesuai penelitian baru yang dibuat dan diterbitkan dalam jurnal Emerging Infectious Diseases oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menggunakan hand sanitizer selama setidaknya 30 detik efektif dalam menonaktifkan SARS-CoV-2, yang merupakan virus di belakang pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, untuk itu, penelitian ini hanya menggunakan formulasi pembersih yang mengandung 80 persen etanol atau 75 persen isopropil alkohol dan telah disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dengan demikian, penelitian ini menemukan bahwa dalam 30 detik penggunaan hand sanitizer, virus ditemukan "tidak aktif secara efisien."

Menurut CDC, Covid-19 dapat dengan mudah menyebar di antara manusia bahkan ketika tidak ada gejala, dan kebersihan tangan yang efektif sangat penting untuk mencegah penyebarannya.

Cara Menggunakan Hand Sanitizer dengan Benar

Untuk menggunakan hand sanitizer secara efektif, CDC mengatakan bahwa seseorang harus mengoleskan gel ke salah satu tangan dan menggosoknya bersama-sama, kemudian pastikan bahwa kita telah menggosoknya ke seluruh jari dan tangan sampai kering.

Bersihkan tangan dengan hand sanitizer sama seperti saat kamu mencuci tangan dengan sabun dan air.

Selain itu, yang perlu diingat adalah hand sanitizer tidak bisa menghilangkan setiap jenis kuman dan mungkin tidak efektif ketika tangan dalam kondisi kotor atau berminyak.

"Itu juga tidak akan menghilangkan bahan kimia berbahaya dari tangan, seperti pestisida dan logam berat," menurut CDC.

Dengan demikian, mencuci tangan dengan sabun dan air memang masih merupakan cara terbaik untuk membantu mencegah penyebaran kuman.

Jadi, jika memungkinkan untuk mencuci tangan pastikan untuk menghabiskan setidaknya 20 detik menyabuni setiap bagian tangan dengan sabun sebelum membilasnya dengan air.

Baca juga: Jangan Simpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil, Ini 4 Alasannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.