Kompas.com - 21/06/2020, 13:18 WIB
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sistem pencernaan manusia bekerja hampir 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu. Sayangnya, banyak orang tidak terlalu memperhatikan kesehatan bagian tubuh satu ini.

Ketika masalah seperti kembung, mual, diare, konstipasi, bahkan hingga kanker usus muncul, orang baru sadar betapa pentingnya sistem pencernaan.

Oleh karena itu, sebelum masalah pencernaan datang, kita wajib menjaga kesehatannya.

Caranya mudah. Kita cukup berkomitmen untuk mengatur pola makan sekaligus mengubah gaya hidup agar bisa berdampak positif bagi sistem pencernaan. Bonusnya, tubuh akan jadi lebih sehat dan bugar. Siapa yang tak mau?

Cara menjaga kesehatan pencernaan

1. Pilah dan pilih apa yang dimakan

Ilustrasi memilih makananshutterstock Ilustrasi memilih makanan
Sebisa mungkin, pilihlah makanan yang benar-benar “asli” tanpa banyak tambahan pengawet, perasa, pemanis, atau tambahan sodium yang membuatnya gurih dan menggiurkan.

Ini penting karena segala jenis tambahan pada makanan ini bisa menyebabkan peradangan pencernaan.

Makanan dengan tambahan pemanis yang mengandung gula tambahan justru dapat menambah jumlah bakteri berbahaya di pencernaan.

Ketika rasio bakteri baik dan bakteri jahat tidak seimbang, maka dapat menyebabkan gangguan usus besar hingga Crohn’s disease.

Baca juga: Awas, Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Olahan Bisa Sebabkan Kematian Dini

2. Perkaya asupan serat

Ilustrasi makanan berseratmarilyna Ilustrasi makanan berserat
Serat sudah lama dikenal bermanfaat untuk pencernaan manusia. Baik itu serat yang larut dalam air maupun tidak, sama-sama membantu memudahkan kinerja sistem pencernaan.

Orang yang terbiasa mengonsumsi makanan tinggi serat akan mengurangi risiko mengalami GERD, gangguan usus besar, atau luka di lambung.

Sehari-hari, menu kaya serat bisa diperoleh dari oat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan olahan whole grain lainnya yang kaya nutrisi. Imbangi pula dengan banyak mengonsumsi sayuran dan buah yang kaya prebiotik.

Baca juga: Beda Manfaat Serat Larut dan Tidak Larut

3. Tetap terhidrasi

Ilustrasi minum airMongkolChuewong Ilustrasi minum air
Meskipun terlalu banyak minum air putih bisa berbahaya bagi tubuh pada konsisi tertentu, namun tak kalah penting memastikan tubuh tidak mengalami dehidrasi.

Untuk mencegah konstipasi dan masalah pencernaan lainnya, idealnya minum 1,5-2 liter cairan setiap harinya. Ini bergantung pada jenis aktivitas dan kebutuhan tubuh masing-masing.

Selain air putih, sayuran dan buah yang kaya air seperti timun, zucchini, tomat, melon, stroberi, atau peach juga bisa jadi alternatif makanan sehat dan baik untuk pencernaan.

Baca juga: Begini Ternyata Aturan Minum Air Putih yang Benar

4. Kelola stres

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Rupanya, mengelola stres adalah kunci menjaga optimalnya sistem tubuh mulai dari kesehatan telinga hingga kesehatan pencernaan. Apalagi, hormon stres bisa berpengaruh terhadap pencernaan secara langsung.

Saat tubuh stres dan berada dalam mode fight or flight, maka darah dan energi justru akan dialihkan meninggalkan sistem pencernaan.

Tak hanya itu, pencernaan dan otak sangat terhubung. Apa yang terjadi di otak, juga akan berpengaruh pada sistem pencernaan.

Pilih cara mengelola stres yang paling sesuai dengan diri masing-masing. Entah itu dengan berolahraga, melakukan meditasi, yoga, berkebun, dan banyak aktivitas positif lainnya.

Baca juga: Tak Cuma Seru, Punya Hobi Juga Bisa Membantu Mengelola Stres

5. Makan dengan mindful eating

Ilustrasi makanshutterstock Ilustrasi makan
Mindful eating adalah sebuah anjuran untuk makan dengan sungguh-sungguh dan menikmatinya secara perlahan. Cara ini baik untuk menjaga sistem pencernaan. Mengingat makan terlalu cepat dapat menyebabkan kembung dan keluhan lain di pencernaan.

Jika ingin melakukan mindful eating, perhatikan seluruh makanan yang ada di hadapan serta konsumsi dengan sungguh-sungguh.

Ini artinya tidak terburu-buru, fokus tanpa ada distraksi hal lain, pilih tiap gigitan dan nikmati seluruh bagian makanan seperti tekstur, temperatur, dan rasanya.

Baca juga: Mindful Eating, Rahasia Diet Sukses Tanpa Harus Kelaparan

6. Aktif bergerak

Ilustrasi olahragashutterstock Ilustrasi olahraga
Selain memilah apa saja yang dimakan, olahraga atau aktivitas fisik secara teratur juga berdampak baik bagi sistem pencernaan seseorang.

Gerakan dan gaya gravitasi membantu makanan tercerna dengan baik. Itulah mengapa tidak disarankan untuk langsung berbaring setelah makan, tapi lakukan aktivitas ringan seperti berjalan.

Orang yang aktif bergerak dapat mencegah terjadinya keluhan pencernaan seperti konstipasi dan gangguan usus besar. Bonusnya, tubuh pun terasa lebih bugar.

Baca juga: 20 Cara Mudah Lebih Aktif Bergerak Selama di Kantor

Setiap saat, dengarkan seluruh sinyal tubuh, utamanya dari pencernaan. Jangan jadikan momen makan sebagai pelampiasan atau emotional eating. Justru sebaliknya, makanlah dengan sungguh-sungguh, tidak terburu-buru, dan kunyah makanan hingga benar-benar lumat.

Tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang menjadikan pencernaan sebagai tumbalnya. Ingat betapa berjasanya sistem pencernaan bagi kondisi tubuh seseorang, jadi sudah selayaknya berterima kasih dengan menjaganya lewat asupan yang sehat serta menjauhkannya dari kebiasaan buruk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.