Kompas.com - 22/06/2020, 10:15 WIB
ilustrasi Apple Store reuters.comilustrasi Apple Store

KOMPAS.com - Berbagai unit bisnis mulai beroperasi secara bertahap seiring dengan mulai dilonggarkannya penerapan karantina di banyak negara.

Namun, raksasa teknologi Apple justru menutup sebagian toko mereka di Amerika Serikat karena kasus Covid-19 muncul kembali.

"Karena kondisi Covid-19 saat ini di beberapa komunitas yang kami layani, kami sementara waktu menutup toko di area ini," kata juru bicara Apple dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Bloomberg.

"Kami mengambil langkah ini dengan sangat hati-hati karena kami memantau situasi secara cermat, dan kami harap tim serta pelanggan kami kembali secepat mungkin."

Setelah menutup toko untuk kali pertama di bulan Maret, Apple mulai membuka kembali sebagian besar toko di AS pada bulan Mei.

Namun, penyebaran Covid-19 terus meningkat dan jumlah kasus bertambah di beberapa negara.

Sebagai bentuk respon atas kondisi tersebut, Apple akan menutup 11 toko mereka di empat negara bagian di AS, yaitu Florida, Arizona, North Carolina, dan South Carolina.

Selain itu, saham Apple juga dilaporkan merosot. Apple belum memberikan jangka waktu terkait kapan mereka akan kembali beroperasi.

Baca juga: Pandemi Corona, Negara Mana Saja yang Alami Gelombang Kedua?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X