Kompas.com - 23/06/2020, 16:36 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com— Orang berusia tua termasuk dalam kelompok yang rentan terinfeksi Covid-19. Walau banyak orang berusia 50-an masih sehat dan bugar, tapi kebanyakan orang di usia ini sudah menderita penyakit tertentu. 

Menjaga agar sistem kekebalan tubuh tetap optimal wajib diperhatikan. Terlebih setelah usia 40 tahun, daya tahan tubuh akan menurun. Hal ini yang membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi.

Berikut adalah cara meningkatkan sistem imun tubuh untuk kamu yang berusia 50 tahun ke atas.

1. Kebersihan pribadi

Seperti yang kerap kita dengar sebelumnya, menjaga kebersihan pribadi adalah hal yang terutama dalam menjaga kekebalan tubuh dan melindunginya dari penyakit.  Yang perlu dilakukan hanyalah mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun selama 20 detik pada waktu-waktu penting.

Baca juga: 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mencuci Tangan

2. Vaksin

Ada beberapa vaksin yang direkomendasikan untuk orang berusia di atas 60 tahun, termasuk flu musiman, herpes zoster, dan vaksin pneumococcal. Untuk lebih jelasnya konsultasikan ke dokter.

3. Tidur cukup 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kita tahu bahwa seiring bertambahnya usia, tidur terkadang bisa menjadi sulit dan tidak teratur, sehingga jumlah jam berkurang. Padahal, tidur cukup sangat esensial untuk kesehatan fisik dan mental.

Jika mengalami kesulitan tidur, cobalah kiat ini:

- Pastikan ruangan gelap untuk membantu tubuh merasa rileks.

- Nikmati minuman hangat yang menenangkan sebelum tidur, seperti susu hangat atau minuman herbal.

- Batasi waktu tidur siang tak lebih dari 45 menit.

- Hindari minuman berkafein di malam hari.

- Berhenti menonton TV atau melihat ponsel selama satu jam sebelum tidur.

Baca juga: Waspadai, Kurang Tidur Picu Gangguan Kesehatan Serius

Ilustrasi bersepedaShutterstock Ilustrasi bersepeda

4. Konsumsi vitamin yang dibutuhkan tubuh

Pada usia di atas 50 tahun, tubuh mulai menderita kekurangan vitamin seperti zat besi, vitamin C, vitamin E, vitamin A. Kita bisa memenuhinya dengan mengonsumsi beragam jenis makanan, sumber serat, dan buah-buahan. Jika pola makan kita kurang beragam, konsumsi suplemen sesuai saran dokter.

5. Cukup air putih

Salah satu hal yang cenderung kita abaikan adalah seiring bertambahnya usia, kita mulai merasa kurang haus, dan merasa tidak perlu terlalu banyak minum air. Tapi hal ini sepenuhnya salah.  Rasa haus bukan ukuran jika tubuh mengalami dehidrasi.

Untuk menghidrasi tubuh, minumlah segelas air sebelum dan sesudah makan utama dan kecil, konsumsi dua gelas air segera setelah bangun tidur, dan pastikan kita minum minimal 1.7 liter sehari.

Baca juga: 9 Penyebab Urine Berbau, Tanda Dehidrasi hingga Diabetes

6. Hentikan kebiasaan merokok

Apakah Anda perokok atau sering merokok di samping perokok? Ini saatnya untuk berhenti baik itu sebagai perokok aktif atau pasif. Merokok melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuatnya tidak dapat melawan penyakit, itu juga membuatmu rentan terhadap penyakit jantung, diabetes dan lainnya.

7. Jauhi siapa pun yang sakit

Jangan malu. Kesehatanmu jauh lebih penting. Telah disebutkan di atas bahwa orang-orang pada usia di atas 50 tahun berisiko lebih tinggi tertular penyakit jika kekebalan tubuh rendah. 

8. Menjaga kesehatan mental

Ya, kesehatan fisik sangat dipengaruhi oleh kondisi mental. Penderita kecemasan, stres atau depresi, cenderung lebih rentan mengonsumsi zat-zat berbahaya, termasuk rokok dan alkohol, sehingga daya tahan tubuh lemah.

Baca juga: Jelang New Normal, Ini Tips Jaga Daya Tahan Tubuh agar Tetap Prima

9. Berolahraga

Siapa bilang kalau berusia di atas 50 tidak bisa berolahraga tanpa risiko cidera? Ada banyak latihan sederhana yang dapat dilakukan di rumah yang akan menjaga berat badan dan kesehatan. Salah satunya berjalan kaki 30 menit setiap hari.

10. Konsumsi beragam jenis makanan 

Pola makan sehat berlaku untuk segala umur. Namun, di usia paruh baya saran ini lebih ditekankan, terutama di masa pandemi. Konsumsi makanan sumber protein, serat, dan vitamin. Sumber protein yang lebih disarankan adalah daging tanpa lemak, ikan, serta kacang-kacangan.



Sumber fustany
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X