Amankah Bersepeda Secara Berkelompok? Ini Kata Ahli

Kompas.com - 24/06/2020, 07:54 WIB
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWarga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Pertimbangkan kondisi 

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan olahraga, kenali kondisi tubuh kita, apakah merasa sehat atau tidak, kata Patrick Green, MD, general cardiologist di UC Health.

"Jika seseorang memiliki gejala sugestif terhadap Covid-19, mereka tidak boleh berolahraga karena dua alasan," kata Green.

"Pertama, agar tidak menyebarkan virus, namun juga menghindari miokarditis (radang jantung). Penyakit virus dapat menyebabkan peradangan miokard dan merusak otot jantung. Ini diperburuk dengan olahraga."

Namun, jika kita merasa baik-baik saja, olahraga ringan dapat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh, selama melakukannya dengan aman, kata Nieman.

Pertimbangan sebelum bertemu kelompok

Semakin banyak orang di sekitar kita, semakin besar risiko terpapar atau menularkan virus tanpa gejala.

Karena itu, beberapa panduan wajib ditaati, seperti tidak bersalaman, jangan berbagi botol air, mengendarai mobil terpisah ke lokasi pertemuan, dan tidak berkomunikasi dalam jarak dekat di satu tempat.

Pertimbangkan juga kegiatan bersepeda dalam rombongan jika kita tinggal satu rumah dengan orang yang kekebalan tubuhnya rendah, seperti lansia, bayi dan balita, serta orang dengan penyakit autoimun.

"Setiap kali kita pergi ke tempat umum, kita tidak hanya menempatkan diri dalam risiko, tetapi membawa risiko itu pulang kepada orang yang tinggal bersama kita," kata Labus.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Bicyling
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X