Kompas.com - 24/06/2020, 08:43 WIB
Petenis Serbia, Novak Djokovic, terlihat emosional saat berbicara tentang Kobe Bryant pada sesi wawancara seusai laga perempat final Austalian Open 2020, 28 Januari. AFP / GREG WOODPetenis Serbia, Novak Djokovic, terlihat emosional saat berbicara tentang Kobe Bryant pada sesi wawancara seusai laga perempat final Austalian Open 2020, 28 Januari.

KOMPAS.om - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengungkapkan bahwa ia telah melakukan tes dan mendapati dirinya positif terjangkit covid-19. Hal ini terjadi setelah ia bepergian ke Kroasia untuk ambil bagian dalam turnamen yang telah ia selenggarakan.

Djokovic berbagi berita di situs pribadinya, di mana ia mengkonfirmasi bahwa ia dan istrinya Jelena telah menerima diagnosis positif virus tersebut.

Pasangan ini mengambil tes setelah kembali ke Beograd dari Zadar di Kroasia, di mana final pameran Adria Tour Djokovic berlangsung.

Borna Coric dari Kroasia, Grigor Dimitrov dari Bulgaria dan Viktor Troicki dari Serbia juga dinyatakan positif, setelah ketiganya juga menghadiri acara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Djokovic mengatakan, “Saya sangat menyesal atas setiap kasus yang muncul. Saya berharap bahwa itu tidak akan mempersulit situasi kesehatan siapa pun dan bahwa semua orang akan baik-baik saja."

"Saat kami tiba di Beograd kami pergi untuk diuji. Hasil saya positif, seperti halnya Jelena, sedangkan hasil anak-anak kita negatif,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara pemain lain tetap di Zadar untuk melakukan tes kesehatan lebih lanjut, Djokovic meninggalkan negara itu karena ia tidak menunjukkan gejala pada saat itu.

Sebagai hasil dari diagnosa dia akan tinggal di isolasi selama 14 hari, dan akan diuji lagi setelah 5 hari.

"Segala yang kami lakukan dalam sebulan terakhir, kami lakukan dengan hati yang murni dan niat yang tulus," katanya. "Turnamen kami dimaksudkan untuk menyatukan dan berbagi pesan solidaritas dan kasih sayang di seluruh wilayah,” imbuhnya.

“Kami mengatur turnamen pada saat virus telah melemah, percaya bahwa kondisi untuk menjadi tuan rumah tour telah terpenuhi. Sayangnya, virus ini masih ada, dan ini adalah kenyataan bahwa kami masih belajar untuk mengatasinya dan hidup dengan itu,” katanya.

Secara global, acara tenis masih menyesuaikan diri dengan perubahan yang disebabkan oleh pandemi, seperti AS Open tahun ini yang akan berlangsung tanpa penonton.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Hypebeast
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.