Kompas.com - 24/06/2020, 10:08 WIB
Ilustrasi teh dan kopi shutterstockIlustrasi teh dan kopi
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Lemak perut adalah area yang paling membandel. Lemak pada area paha, bokong dan lengan mungkin juga tak kalah menyebalkan, namun lemak perut adalah yang paling berbahaya.

Lemak pada perut berkumpul di sekitar organ-organ abdomen dan bisa mempengaruhinya. Ini berkaitan dengan meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, hingga demensia.

Jika ukuran lingkar pinggangmu lebih dari 89 cm untuk perempuan dan 101 cm untuk laki-laki, maka kamu perlu berhati-hati.

Mengubah pola makan lebih sehat dan olahraga bisa menjadi solusi untuk secara perlahan meluruhkan lemak perut.

Nah, ada salah satu cara yang bisa kamu coba untuk mempercepat prosesnya, yakni dengan mengganti kebiasaan konsumsi kopi di pagi hari dengan teh hijau.

Baca juga: Mengukur Efektivitas Teh Hijau dalam Membantu Menurunkan Berat Badan

Ahli gizi klinik, Dr Naomi Newman-Beinart meyakini, perubahan sederhana tersebut bisa memberikan perubahan positif pada lemak perut.

“Penelitian menemukan bahwa teh, khususnya teh hijau dapat membantu meningkatkan metabolisme dan manajemen berat badan," ungkapnya, seperti dilansir dailystar.co.uk.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 35 orang laki-laki dan perempuan bertubuh gemuk, ditemukan bahwa mereka yang minum empat cangkir teh hijau setiap hari selama dua bulan dapat menurunkan berat badan secara signifikan lebih banyak.

Jika membutuhkan suntikan semangat di pagi hari, teh hijau tetap bisa menjadi alternatif kopi.

Sebagai gambaran, secangkir teh hijau mengandung sekitar 30-50mg kafein, sementara secangkir single espresso 63mg.

"Dalam percobaan lain yang dilakukan pada 10 laki-laki, ditemukan bahwa ketika mengonsumsi ekstrak teh hijau di pagi hari mereka memiliki pengeluaran energi 4 persen lebih tinggi selama 24 jam (misal, membakar kalori 4 persen lebih banyak kalori)," ungkapnya.

Sebagai bonus, mengganti konsumsi latte atau cappuccino dengan teh hijau bisa secara drastis memangkas konsumsi kalori.

Segelas latte dengan susu full fat memiliki sekitar 186 kalori, sementara cappuccino sekitar 165 kalori.

Kopi hitam tanpa gula memang memiliki kalori yang jaug lebih rendah, yakni sekitar 4 kalori per cangkir. Namun, kita tidak akan mendapatkan efek mempercepat penurunan berat badan seperti yang didapatkan ketika mengonsumsi teh hijau.

Kamu juga bisa mengonsumsi matcha sebagai opsi sehat lainnya. Bubuk teh hijau ini memiliki semua manfaat teh hijau, namun memiliki kandungan kafein lebih tinggi.

Meski begitu, harus diingat bahwa penurunan berat badan dan pengurangan lemak perut bisa dicapai hanya jika kita juga menjalani pola hidup sehat, seperti mengatur pola makan, berolahraga, istirahat cukup, dan mengelola stres.

Baca juga: Segudang Manfaat Teh Hijau untuk Umur Lebih Panjang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dailystar
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.