Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/06/2020, 12:05 WIB
Nabilla Tashandra,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber CNBC

Beberapa brand lainnya yang juga mengumumkan akan memangkas pengeluaran iklan di Facebook dan Instagram, adalah Hershey's dan Procter & Gamble (P&G).

Dalam sebuah livestream di Facebook, CEO Mark Zuckerberg mengaku akan berupaya untuk mendiskusikan kebijakan baru yang menghubungkan individu dengan informasi otoritatif.

Hal itu menyagkut pemilihan, menindak penindasan pemilih, dan melawan ujaran kebencian.

Zuckerberg tidak secara spesifik mengalamatkan pernyataan tersebut pada gerakan boikot iklan.

Dalam sebuah memo kepada pengiklan yang diperoleh CNBC, VP of Global Marketing Solutions Facebook, Carolyn Everson, mengatakan, boikot secara umum bukanlah cara yang tepat untuk membuat kemajuan bersama.

Dia mengatakan, Facebook tidak akan membuat perubahan kebijakan karena adanya tekanan pendapatan.

"Kami menetapkan kebijakan kami berdasarkan prinsip, bukan karena kepentingan bisnis," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber CNBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com