H&M Akan Tutup Ratusan Toko dan Fokus Penjualan Online

Kompas.com - 29/06/2020, 11:58 WIB
H&M SHUTTERSTOCKH&M

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang belum berhasil dikendalikan berdampak besar pada pemasukan perusahaan, terutama yang bergerak di bidang ritel. Raksasa mode asal Swedia, H&M Group, juga mengalami masalah kerugian yang sama.

Menyusul kerugian sebesar 3,06 miliar Kroner Swedia atau sekitar Rp 454 miliar, H&M mengumumkan rencana restrukturisasi yang berujung pada penutupan toko di seluruh dunia, seperti dilaporkan WWD.

Meskipun H&M Group menyebut "tingkat pemulihan keuangan lebih cepat di toko yang baru kembali dibuka", perusahaan memilih untuk menutup 170 toko yang dimilikinya di seluruh dunia.

Mereka tidak menyebutkan apakah akan menutup toko yang memiliki merek lain, termasuk Cos, Weekday, dan & Other Stories.

Label lain seperti Zara sedang menutup lebih dari 1.200 toko mereka dan beralih ke penjualan digital.

Jajaran eksekutif H&M juga telah memberi sinyal untuk mengubah strategi ke penjualan online karena masa pandemi.

Baca juga: Industri Ritel Diprediksi Alami Perbaikan Paling Cepat Pasca Pandemi Covid-19

"Kita sudah bisa melihat pandemi telah menyebabkan perubahan dalam perilaku pelanggan yang akan mempercepat digitalisasi industri kita," kata CEO H&M Group Helena Helmersson kepada para analis dalam sebuah konferensi virtual.

Ia mengatakan, kini sebagian besar pelanggan H&M adalah pelanggan multichannel. Selain itu, jumlah pembeli pria yang berbelanja online juga meningkat.

"Sangat menyenangkan melihat penjualan meningkat meskipun kondisi pasar masih menantang, tidak ada pertanyaan tentang itu, pemulihan penjualan kami sejauh ini lebih baik dari yang diharapkan."

H&M melaporkan, pada kuartal kedua tahun 2020, penjualan online naik sebesar 32 persen dalam mata uang lokal.

Kondisi finansial ini telah mendorong raksasa mode Swedia tersebut untuk mempercepat integrasi saluran online mereka.



Sumber Hypebeast
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X