Kompas.com - 30/06/2020, 08:37 WIB

Sibor berharap estimasinya ini dapat memberikan gambaran kepada para peminat Brompton sebelum memutuskan untuk membeli sepeda incarannya di tengah melambungnya harga.

Peringatan serupa sudah sempat pula dibagikan oleh Baron Mertanegara, pendiri komunitas Brompton Owner Group Indonesia (BOGI), melalui sebuah unggahan video di akun media sosial BOGI.

Baca juga: Beli Brompton Rp 250 Juta? Mikir, Mending Jalan-jalan ke London...

“Ada yang menggoreng harga CHPT3--versi kolaborasi Brompton, di online shop dan medsos, harganya sudah Rp 100 juta-Rp 250 juta, gelo bray.

Baron mengaku tidak setuju dengan praktik pedagang yang mengambil untung terlalu banyak.

Ia menilai, persoalan harga tersebut sengaja "digoreng" agar harga naik. Namun sayangnya, harga yang ditawarkan tidak manusiawi.

Lebih jauh, bagi calon pembeli Brompton, Baron mengajak untuk berpikir jernih.

“Bray, nanti kalo ente punya duit Rp 250 juta, mending jalan-jalan sama gue ke London, beli tiket PP, oleh-oleh, Brompton. Bahkan bisa beli LV buat istri,” tutur Baron.

“Pikniknya dapet, sepeda dapet, oleh-oleh dapet. Balik pun masih sisa,” tambah dia.

Mengingat kondisi yang kian menggelisahkan ini, Baron mengimbau para calon pembeli untuk bersabar.

Dia menyebutkan, pandemi Covid-19 memang membuat produksi Brompton di London berkurang dan pengiriman juga mengalami kendala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.