Ibu Hamil yang Rutin Berolahraga Menghasilkan ASI yang Lebih Sehat

Kompas.com - 04/07/2020, 19:35 WIB
Ilustrasi olahraga selama kehamilan. SHUTTERSTOCKIlustrasi olahraga selama kehamilan.

KOMPAS.com - Olahraga bermanfaat untuk siapa saja yang melakukannya, termasuk para ibu hamil.

Wanita yang melakukan olahraga ringan selama kehamilan dapat membantu bayinya terhindar dari diabetes, obesitas, dan penyakit jantung.

Itu karena aktivitas fisik sebelum melahirkan dapat membantu meningkatkan senyawa penting yang meningkatkan efek perlindungan ASI.

Baca juga: Aktif Olahraga Saat Hamil, Permudah Proses Persalinan

Studi baru, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Metabolism, menganalisis bagaimana ASI membantu mentransfer manfaat kesehatan manusia yang bugar dan sehat secara fisik.

Para peneliti berharap, temuan ini akan memandu pengembangan produk baru yang dapat melindungi bayi dan anak-anak dari penyakit seumur hidup.

"Kami telah melakukan penelitian di masa lalu yang menunjukkan, bahwa olahraga yang dilakukan ibu selama kehamilan meningkatkan kesehatan anak, tetapi dalam penelitian ini, kami ingin mulai menjawab pertanyaan mengapa," kata Kristin Stanford, penulis studi utama dan seorang peneliti di Ohio State Wexner Medical Center, dalam sebuah pernyataan.

"Karena ada bukti bahwa ASI memainkan peran utama, kami ingin fokus pada efek ASI pada kesehatan anak."

Untuk penelitian ini, Stanford dan rekan-rekannya pertama kali mengamati bagaimana ASI bekerja pada tikus yang baru lahir.

Para peneliti memberikan susu dari tikus yang aktif selama kehamilan, kepada anak-anak yang lahir dari ibu yang tidak banyak bergerak.

Hasil penelitian menunjukkan, bahwa ASI tikus aktif membantu meningkatkan kesehatan bayi lebih baik dibandingkan dari ibu yang tidak banyak bergerak.

Baca juga: Habis Olahraga, Lebih Baik Mandi dengan Air Dingin atau Hangat?

Tim peneliti kemudian mengamati150 wanita hamil dan postpartum untuk melihat apakah manusia bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Peserta diikuti menggunakan pelacak aktivitas saat mereka berolahraga selama dan setelah kehamilan.

Para peneliti menemukan, bahwa wanita yang memiliki langkah lebih banyak per hari memiliki jumlah yang lebih tinggi pada senyawa bermanfaat yang disebut 3SL dalam ASI mereka, yang berpotensi memberikan efek perlindungan bagi bayi.

"Peningkatan 3SL (3’-Sialyllactose) tidak selalu terkait dengan intensitas latihan, jadi bahkan olahraga moderat seperti berjalan setiap hari sudah cukup untuk menuai manfaatnya," kata Stanford.

"Olahraga juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan selama dan setelah kehamilan, jadi apa pun yang dapat dilakukan untuk bergerak akan bermanfaat bagi ibu dan bayi."

Para peneliti bertujuan melanjutkan penelitian, untuk menemukan cara untuk memisahkan senyawa 3SL dari ASI ibu aktif dan menggunakannya pada formula bayi baru lahir.

Stanford mengatakan, upaya itu akan membantu bayi-bayi yang kondisi ibunya tidak memungkinkan untuk menyusui.

Baca juga: Ibu Hamil, Perhatikan 4 Hal Ini Ketika Melakukan Yoga



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X