Kompas.com - 08/07/2020, 15:49 WIB
ILUSTRASI - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menunjukan tren yang meningkat dari tahun ke tahun. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANILUSTRASI - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menunjukan tren yang meningkat dari tahun ke tahun.

KOMPAS.com – Seorang pria Brasil kemungkinan telah bersih dari infeksi HIV setelah melakukan terapi kombinasi beberapa obat. Penelitian menyebut, virus HIV telah dienyahkan keluar dari tubuhnya.

Pasien yang berasal dari Kota Sao Paulo yang namanya dirahasiakan itu mendapat kombinasi obat antiretroviral (ARV) dan nicotinamide untuk mengusir virus yang berdiam di dalam sel-selnya. Pria tersebut terdiagnosis HIV pada Oktober 2012.

Hasil pemeriksaan tes darah yang biasa dilakukan untuk mendeteksi HIV tidak dapat menemukan adanya virus. Demikian menurut peneliti dari Universitas Federal Sao Paulo, dalam laporan yang dimuat di New York Times. Kadar antibodi virus juga tidak terdeteksi.

Baca juga: 4 Tahapan Infeksi HIV Menjadi AIDS

Sejumlah ilmuwan mendiskusikan temuan ini dalam Konferensi Internasional AIDS ke-23 yang tahun ini dilakukan secara virtual karena pandemi.

Sebelum pria asal Brasil, sebelumnya ilmuwan juga mencatat “kesembuhan” HIV pada pria yang mendapatkan cangkok tulang sumsum dari dua orang. Operasi tersebut berhasil memberikan remisi jangka panjang (penyakit tidak kambuh).

Walau begitu, operasi transplantasi semacam itu sangat beresiko, mahal, dan rumit. Sebaliknya dengan terapi kombinasi obat yang dianggap lebih realistis bagi 38 juta orang dengan infeksi HIV di seluruh dunia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Science Magazine, pasien di Sao Paulo itu kini telah 66 minggu tidak memiliki gejala infeksi HIV.

Kendati demikian, eksperimen yang sama gagal pada empat pasien lainnya karena virusnya kembali lagi setelah terapi dihentikan.

Para ahli menyambut gembira dengan hasil tersebut, terutama dengan temuan tidak adanya antibodi HIV. Walau begitu masih terlalu awal untuk menyebut pasien tersebut sembuh dari HIV.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Kemiripan Virus Corona dan HIV Menyerang Sel Imun



Sumber FOXNEWS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X