Kompas.com - 09/07/2020, 15:52 WIB
Fotografer memotret produk makanan di Jalan Hiu Putih, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (27/4/2020) malam. Kegiatan jasa foto dan video produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) secara gratis tersebut guna mendukung dan membantu pelaku usaha dalam memasarkan produknya yang terdampak akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/MAKNA ZAEZARFotografer memotret produk makanan di Jalan Hiu Putih, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (27/4/2020) malam. Kegiatan jasa foto dan video produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) secara gratis tersebut guna mendukung dan membantu pelaku usaha dalam memasarkan produknya yang terdampak akibat pandemi COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi yang menghantam empat bulan terakhir berpengaruh besar bagi ekonomi, terutama bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan dari semua pihak diperlukan agar mereka dapat bertahan.

UMKM dinilai sebagai sektor yang paling rentan terhadap krisis ekonomi karena Covid-19. Pasalnya, jenis usaha ini sangat bergantung pada perputaran uang hasil penjualan barang dagangan.

Salah satu inisiatif untuk mendorong masyarakat membeli produk-produk lokal diusung oleh PT.Sinar Sosro melalui gerakan #LocalsUnite.

"Dalam rangka merayakan kemerdekaan Indonesia yang ke-75, Teh Botol Sosro menginisiasi gerakan yang disebut #LocalsUnite, gerakan untuk meningkatkan kecintaan pada merek-merek lokal Indonesia yang otentik, inovatif dan kreatif," kata Sabrina Kharisanti, CMO PT Sinar Sosro dalam program "Virtual Launch #LocalsUnite Movement" pada hari Kamis (9/7/2020) sore.

Ia menjelaskan, #LocalsUnite merupakan wadah bagi para kreator untuk berkolaborasi dan memamerkan karya mereka di bidang makanan dan minuman, pakaian dan aksesoris, serta seni.

Baca juga: Jamin Kredit UMKM, Dua BUMN Ini Disuntik Sri Mulyani Rp 6 Triliun

"Kami harap wadah ini akan menjadi ekosistem atau komunitas, sehingga menambah pengalaman bagi UMKM dan kreator, di mana mereka terus bekerja sama dan menciptakan karya kreatif, dan jadi kebanggaan Indonesia di mata global," ujar Sabrina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sabrina melanjutkan, setiap kreator yang memiliki ide kreatif dan orisinal, dapat bergabung dengan #LocalsUnite dan memanfaatkan logo serta produk Teh Botol Sosro di dalam karya yang mereka ciptakan.

Menariknya, seluruh hasil penjualan karya akan sepenuhnya menjadi keuntungan pihak kreator.

"Hasil penjualan 100 persen milik kreator, tidak ada sharing profit. Kami hanya sharing pengetahuan tentang teh dan pengalaman kami selama lebih dari 50 tahun berusaha," tutur Sabrina.

Aninditia Santoso selaku pemilik UMKM Pelangi Hijab, bersama sejumlah karyawan membuat APD bagi tenaga medis di pabrik konfeksi miliknya, Kampung Cibereum RT01/01, Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020).KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Aninditia Santoso selaku pemilik UMKM Pelangi Hijab, bersama sejumlah karyawan membuat APD bagi tenaga medis di pabrik konfeksi miliknya, Kampung Cibereum RT01/01, Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020).

Diakui oleh Sabrina, saat ini sudah banyak kreator muda Indonesia yang ikut bergabung di #LocalsUnite, dan hasil karya mereka akan ditampilkan di awal Agustus 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.