Cegah Penyebaran Covid-19, Dilarang Teriak Saat Naik Roller Coaster

Kompas.com - 10/07/2020, 07:17 WIB
. REPRO BIDIK LAYAR VIA Fuji-Q Highland Official .

KOMPAS.com - Jepang telah membuka kembali wilayahnya secara perlahan-lahan menyusul pandemi Covid-19.

Dan belum lama ini, satu taman hiburan di sana meminta pengunjung agar tidak berteriak saat menaiki wahana roller coaster.

Kebijakan itu berlaku di taman hiburan Fuji-Q Highland dalam upaya menciptakan pengalaman yang lebih aman selama pandemi virus corona.

Pengelola taman hiburan tersebut meningkatkan prosedur pembersihan, persyaratan masker wajah, pemeriksaan suhu tubuh di semua pintu masuk, selain mengenalkan pembatasan berteriak.

Baca juga: Teknologi AR di Toko Kosmetik untuk Cegah Penularan Covid-19

Sebab, menurut laporan, para ahli mengatakan berteriak atau mengeluarkan suara histeris meningkatkan risiko penyebaran virus.

Taman hiburan Fuji-Q Highland juga merilis sebuah video yang menunjukkan bagaimana cara mematuhi aturan tersebut.

Dalam video berdurasi empat menit, terlihat dua orang yang mengenakan masker wajah dalam pakaian formal terlihat menaiki roller coaster.

Uniknya, keduanya menikmati permainan itu dalam keadaan diam dan nyaris tidak menunjukkan emosi.

Video itu diakhiri dengan catatan, "tolong berteriak di dalam hatimu."

"Kami menerima keluhan tentang aturan tersebut, yang merasa tidak membuat suara keras saat bermain roller coaster adalah hal yang mustahil dan menjadi aturan yang terlalu kaku." 

"Itu sebabnya kami memutuskan untuk merilis video ini," kata Jurubicara taman hiburan Fuji-Q Highland.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Wajib Lakukan 6 Hal Ini Saat Makan di Resto

Pengelola pun memahami, tidak mungkin meminta orang untuk tidak mengeluarkan suara.

Sehingga, pengunjung yang berteriak selama berada di atas roller coaster tidak akan diberi hukuman.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X